Mangupura, Baliwakenews.com
Seorang pelajar asal Buleleng berinisial MKA (21) ditemukan tewas di dasar Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, Jumat (2/1) pagi. Tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah keberadaannya lebih dulu “ditandai” sepeda motor Yamaha Lexy biru yang terparkir mencurigakan di atas jembatan tanpa pemilik, kunci masih terpasang, tas dan helm tertinggal.
Informasi dihimpun dari pihak kepolisian, korban nekat mengakhiri hidup karena depresi setelah terlilit pinjaman online (pinjol). “Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki hutang atau pinjaman online. Dugaan awal korban terus diteror dan tidak mampu membayar,” kata salah seorang petugas yang menolak namanya disebutkan.
Sementara itu, peristiwa itu awalnya dilaporkan warga kepada petugas Satpol PP yang berjaga di sekitar lokasi, lalu diteruskan ke Polsek Petang.
Petugas bersama warga turun ke dasar jembatan sekitar pukul 07.20 Wita. Kurang dari setengah jam pencarian, jasad korban ditemukan di sisi selatan jembatan. Evakuasi melibatkan Polsek Petang, TNI Koramil 1611-06 Petang, dan Tim SAR Brimob Batalyon B Mengwi. Jenazah baru berhasil diangkat ke atas jembatan sekitar pukul 10.15 Wita. Hasil identifikasi awal menunjukkan korban mengalami luka lecet, benturan di kepala bagian belakang kanan, serta pendarahan dari hidung dan telinga. Polisi memperkirakan korban terjatuh dari ketinggian sekitar 60 meter.
Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, termasuk sepeda motor, telepon genggam, dompet berisi identitas dan uang tunai, serta perlengkapan pribadi lainnya. Dari ponsel korban, petugas menemukan pesan singkat berisi permintaan maaf kepada kedua orang tuanya. Polisi menduga kuat korban mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas jembatan, meski motif pasti masih didalami. Jenazah korban kini dibawa ke RSD Mangusada, Kapal, Badung, untuk keperluan autopsi lanjutan. BWN-01

































