Mangupura, baliwakenews.com
Pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia. Melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai instansi dan masyarakat, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali terus memperkuat sistem pengawasan guna menciptakan pariwisata yang aman, tertib, dan berkualitas.
Komitmen tersebut mengantarkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan 2026 pada ajang Anugerah Inovasi dan Kontribusi untuk Bali Nusa Tenggara (detikBali-Nusra Awards 2026). Ia meraih penghargaan dalam kategori Pelopor Pengawasan Kolaboratif untuk Pariwisata Bali Berkualitas.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Felucia dalam membangun sistem pengawasan keimigrasian yang melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku industri pariwisata, hingga masyarakat.
Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah pembentukan Satgas Dharma Dewata, satuan tugas yang secara rutin melakukan patroli di sejumlah kawasan dengan aktivitas WNA yang tinggi. Kehadiran satgas ini dinilai mampu memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat deteksi terhadap potensi pelanggaran keimigrasian.
“Pembentukan Satgas Dharma Dewata merupakan wujud komitmen nyata kami dalam menjaga Bali agar tetap menjadi destinasi internasional yang aman, nyaman, dan tertib. Melalui sinergi antarinstansi dan keterlibatan aktif masyarakat, pengawasan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga langkah-langkah pencegahan yang berkelanjutan,” ujar Felucia Sengky Ratna.
Di bawah kepemimpinannya, Kanwil Ditjen Imigrasi Bali juga terus mengedepankan pendekatan preventif dalam menangani berbagai persoalan keimigrasian. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk mendeteksi lebih dini potensi pelanggaran sekaligus mempercepat penanganan di lapangan.
Penghargaan yang diterima Felucia semakin istimewa karena diberikan bersama sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, yang turut menerima penghargaan atas kontribusi di bidangnya masing-masing.
Melalui penguatan pengawasan kolaboratif, Imigrasi Bali menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga pengawas lalu lintas orang asing, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keberlanjutan pariwisata Bali agar tetap menjadi destinasi unggulan di tingkat internasional. BWN-04

































