Mangupura, baliwakenews.com
Kabel telekomunikasi yang menjuntai dan berada terlalu rendah bukan sekadar mengganggu pemandangan. Di tengah lalu lintas kendaraan yang padat, kondisi tersebut dapat berubah menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan.
Kondisi inilah yang mulai ditangani Pemerintah Kabupaten Badung melalui penertiban jaringan utilitas di sejumlah ruas jalan. Salah satu titik yang mendapat penanganan berada di Jalan Wana Giri, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan.
Kabel-kabel yang ditemukan di sepanjang ruas tersebut ditata kembali. Kabel yang masih aktif dirapikan agar tidak menjuntai maupun mengganggu aktivitas pengguna jalan, sementara kabel yang sudah tidak digunakan diarahkan untuk dibongkar oleh masing-masing penyedia jaringan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung, I Ketut Gede Arta, mengatakan penertiban dilakukan secara bertahap dengan menyasar titik-titik yang menjadi prioritas. “Yang masih aktif kita rapikan sehingga tidak mengganggu pengguna jalan dan tidak membahayakan,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Menurut Gede Arta, persoalan kabel di ruang publik tidak bisa hanya dilihat dari sisi estetika. Kabel yang menjuntai atau terlalu rendah berpotensi membahayakan masyarakat, terutama ketika berada di jalur yang banyak dilalui kendaraan.
Karena itu, pemerintah mendorong penataan dilakukan bersamaan dengan penyiapan infrastruktur utilitas di ruas jalan.
Provider Diminta Tidak Menunggu Ditertibkan
Pemkab Badung tidak hanya melakukan penertiban secara langsung. Para penyedia jaringan atau provider juga didorong untuk melakukan penataan secara mandiri. Ketika jalur utilitas sudah tersedia, provider diminta segera memindahkan jaringan ke tempat yang telah ditentukan.
“Kalau tempatnya sudah tersedia, kita dorong mereka untuk memindahkan kabelnya ke tempat tersebut, kemudian kabel yang sudah tidak diperlukan dibongkar,” jelasnya.
Dengan pola tersebut, penataan kabel diharapkan tidak terus berulang. Kabel aktif ditempatkan pada jalur yang semestinya, sedangkan jaringan yang sudah tidak digunakan tidak dibiarkan menjadi bagian dari semrawutnya utilitas di ruang publik.
Untuk kabel bekas, masing-masing provider juga diwajibkan menangani dan membawa material tersebut ke tempat pengelolaan mereka. Artinya, setelah kabel ditertibkan, tidak boleh muncul persoalan baru berupa tumpukan kabel bekas di lokasi.
Penertiban tidak dilakukan serentak di seluruh wilayah Badung. Tim memiliki jadwal serta titik prioritas yang dikerjakan secara bertahap. Pelaksanaannya juga melibatkan sejumlah pihak, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan PLN.
Gede Arta mengatakan koordinasi diperlukan agar penataan jaringan tidak berdiri sendiri, melainkan menyesuaikan dengan kondisi infrastruktur jalan dan utilitas lainnya. “Teman-teman di PU juga selalu mengingatkan. Di ruas jalan yang sudah disiapkan, kita dorong agar kabel-kabel segera diturunkan dan ditata,” katanya.
Penataan juga mempertimbangkan kebutuhan tertentu di ruang jalan, termasuk keberadaan kabel yang berkaitan dengan pemasangan baliho maupun kegiatan masyarakat dan upacara yang membutuhkan ruang di atas badan jalan.
Dengan demikian, penataan utilitas tidak hanya menyelesaikan persoalan kabel yang terlihat semrawut, tetapi juga memastikan ruang publik dapat digunakan secara aman dan tertib.
Menata Wajah Kawasan Wisata
Jalan Wana Giri menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian karena berada di kawasan Kuta Selatan yang berkembang sebagai kawasan pariwisata.
Bagi Pemkab Badung, kerapian jaringan utilitas menjadi bagian dari wajah kawasan. Namun, aspek keselamatan tetap menjadi alasan utama penataan dilakukan.
Penertiban di Jalan Wana Giri selanjutnya akan diikuti dengan penanganan di sejumlah titik lain sesuai jadwal dan kondisi masing-masing ruas.
Pemkab Badung berharap langkah tersebut membuat jaringan telekomunikasi lebih tertata, mengurangi potensi bahaya bagi pengguna jalan, sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih nyaman.
Dengan kata lain, kabel tidak lagi dibiarkan menjadi persoalan yang baru ditangani setelah mengganggu. Ketika jalur utilitas sudah tersedia, provider diharapkan ikut bertanggung jawab memastikan jaringan mereka tetap aman dan tertata. BWN-04
































