Nusa penida, baliwakenews.com
Seorang nelayan asal Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, berhasil diselamatkan setelah jukung yang digunakannya nyaris tenggelam di Perairan Batu Abah, Senin (2/11) sore.
Korban diketahui bernama I Made Sunia (42), warga Dusun Karangsari, Desa Suana. Ia berangkat melaut bersama seorang rekannya sekitar pukul 04.00 Wita. Namun, pada siang hari sekitar pukul 15.30 Wita, jukung milik Sunia terlihat dalam kondisi setengah tenggelam.
Rekan korban yang berada tidak jauh dari lokasi semula berusaha menolong, tetapi bahan bakar perahunya menipis. Ia kemudian meminta bantuan kepada nelayan lain di sekitar perairan tersebut. Informasi mengenai insiden itu diteruskan kepada TNI AL Pos Nusa Penida, yang kemudian melaporkannya ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar pada pukul 16.15 Wita.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Nusa Penida segera mengerahkan lima personel menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Dua jukung nelayan juga turut membantu pencarian di tengah kondisi cuaca hujan ringan dan gelombang setinggi 0,5 hingga 1 meter.
“Kami sempat menemukan jukung dalam posisi setengah tenggelam. Korbannya berhasil diselamatkan dengan bantuan rekan-rekannya,” ujar Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida.
Setelah dilakukan pencarian sekitar dua jam, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada pukul 18.10 Wita di koordinat 08°46’53″S – 115°38’44″E, sekitar 100 meter dari titik kejadian. Korban kemudian dievakuasi menuju Pantai Dusun Karangsari dan diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 19.00 Wita.
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Nusa Penida, TNI AL Pos Nusa Penida, BPBD Klungkung, dan nelayan setempat.
Cakra Negara mengimbau para nelayan agar lebih memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, serta memastikan peralatan keselamatan dan bahan bakar mencukupi untuk mengantisipasi kejadian serupa. BWN-04





























