Jimbaran Memanas, Legislator Dorong Penguatan Pembinaan agar Konflik Tak Terulang

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Serangkaian kasus gangguan keamanan dan ketertiban yang melibatkan oknum penduduk pendatang di wilayah Jimbaran kembali mendapat perhatian publik. Meski situasi sudah kembali kondusif, persoalan ini dinilai menjadi pengingat pentingnya memperkuat pendataan serta pembinaan terhadap penduduk non permanen di kawasan dengan pertumbuhan penduduk pesat seperti Jimbaran.

Anggota DPRD Badung Dapil Kuta Selatan, Made Sudira, menegaskan bahwa insiden yang muncul belakangan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama seluruh pihak guna mencegah gesekan serupa terjadi kembali. Ia mengingatkan bahwa gangguan keamanan sekecil apa pun dapat berdampak pada citra pariwisata dan keharmonisan sosial di Bali.

Baca Juga:  Ironi Terjadi di Kuta Selatan, Di Tengah Kekhawatiran Air Bersih, Puluhan Meteran Raib Digondol Maling

“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Penguatan pembinaan pendatang harus kita dorong, agar tidak ada lagi gesekan, apalagi sampai menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Kita ingin situasi tetap kondusif, karena semua orang di sini sama-sama mencari penghidupan,” ujarnya.

Sudira mengajak aparat, tokoh masyarakat, dan desa adat untuk bergandeng tangan membangun pola pembinaan yang lebih humanis dan terstruktur. Pendatang, katanya, perlu diberi pemahaman tentang tatanan, adat, dan budaya Bali sebagai bentuk saling menghormati dan upaya mencegah kesalahpahaman.

Baca Juga:  Lestarikan Warisan Leluhur Masyarakat Pedawa Mendirikan Sekolah Adat Manik Empul

“Ini bukan soal siapa salah siapa benar. Kita ingin suasana tetap rukun. Jangan ada yang melindungi pelanggaran. Kita negara hukum, jadi semua harus diperlakukan dengan adil dan bijak,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan peran desa adat dalam mendata pendatang sejak awal, termasuk memastikan identitas dan pekerjaan mereka jelas. Pendataan yang baik diyakini menjadi kunci mencegah kecurigaan atau distrust antara warga lokal dan pendatang.

Baca Juga:  Wisuda XXIV STISIP Margarana, Lepas 45 Wisudawan

“Kalau dilakukan bersama, masalah ini tidak akan terulang. Kita harus menjaga Jimbaran dan Bali tetap damai,” tegasnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR