Tabanan, baliwakenews.com
Akibat hujan yang tinggi mengakibatkan Sungai Yeh Ngigih yang berada di Desa Gadung Sari, Kecamatan Selemadeg Timur meluap. Dampaknya, sebuah jembatan penghubung menuju Desa Pesagi, Kecamatan Penebel patah di bagian sebelah timur. Alhasil, akses menuju dua desa terputus total.
Perbekel Desa Gadung Sari, I Wayan Srindeg saat ditemui di lokasi, Selasa 24 Februari 2026 mengatakan patahnya jembatan sepanjang 14 meter itu diketahui pada Minggu lusa.
Srindeg menjelaskan kerusakan ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya bagian timur jembatan jebol. Namun warga berinisiatif melakukan penambalan dengan menggunakan serabut kelapa.
“Saat kerusakan pertama sudah kami laporkan kepada pak Bupati dan Dinas PUPR. Saat itu sempat diatensi petugas, namun informasinya anggaran perbaikan dialihkan untuk pengaspalan jalan,” ujar Srindeg.
Kemudian, pada kerusakan kedua ini juga telah dilaporkan ke Dinas PU dan rencananya pada bulan April 2026 akan diperbaiki. Pihaknya berharap jembatan tersebut segera diperbaiki karena jalur vital bagi warga.
“Jembatan tersebut penting bagi warga Gadung Sari terutama dalam mengirim komoditi hasil kebun warga yang dijual ke Pesagi dan sekitarnya. Seperti halnya buah kelapa, cokelat, dan hasil kebun lainnya,” paparnya.
Sehingga dengan kejadian ambrolnya jembatan tersebut, para pelaku usaha di Gadung Sari harus memutar ke selatan sejauh 14-15 kilometer dengan menempuh jalur Denpasar-Gilimanuk untuk menuju ke Penebel. BWN-06


































