Jelang Nataru Polda Terapkan Sistem Pengamanan Berlapis di Pintu Masuk Bali

Iklan Home Page
Denpasar, baliwakenews.com
Polda Bali menerapkan sistem pengamanan berlapis pada pintu masuk khususnya di Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padangbai. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kamtibmas terutama aksi teror selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Seluruh pintu masuk Bali termasuk terminal menjadi atensi dengan memberlakukan sistem pengamanan berlapis. Pemeriksaan kendaraan dilakukan selektif sesuai SOP yang sudah berjalan,” ujar Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2022 di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Kamis (22/12).
Operasi Lilin Agung mengerahkan 3.425 personel gabungan terdiri dari 1.891 Polri dan 1.534 petugas dari 20 instansi, di antaranya TNI, Dishub, BPBD, Basarnas, Linmas, serta stake holder lainnya dikerahkan selama Operasi Lilin Agung.
“Kami mengamankan 480 titik kegiatan, baik Gereja maupun tempat lainnya dengan mendirikan 23 pos pengamanan, 13 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu yang tersebar di 9 kabupaten/kota,” ungkapnya.
Peningkatan patroli juga dilakukan sebagai antisipasi terhadap kriminalitas termasuk aksi teror. “Kami terus berkoordinasi dengan Satgas Densus 88 Antiteror wilayah Bali, BIN, serta unsur intelijen lainnya. Tentunya kami semua berharap tidak sampai terjadi (aksi terorisme),” tegasnya.
Selain gangguan kamtibmas, kepadatan arus lalu lintas juga mendapat atensi menyusul adanya peningkatan kunjungan wisatawan dari tahun sebelumnya. “Anggota kami instruksikan untuk mengurai titik-titik kemaceten dan juga pemberlakukan rekayasa lalu lintas. Kesiapsiagaan sangat dibutuhkan demi menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sesuai instruksi Presiden,” ungkap Putu Jayan.
Disinggung kegiatan mengudang banyak orang saat perayaan malam tahun baru, Kapolda menegaskan harus mengantongi izin untuk dilakukan assesment terutama masalah keamanan dan keselamatan. “Saat ini sudah ada 33 lokasi kegiatan malam tahun baru yang melapor,” ungkapnya.
Apakah ada ketentuan kapasitas pengunjung acara ? “Kami tidak saklek, tapi fleksibel. Kami tidak ingin adanya kegiatan mengundang banyak orang mengakibatkan adanya korban jiwa,” tegas Kapolda. BWN-01
Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR