The Mandalika, baliwakenews.com
Momentum Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan ITDC untuk memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat di sekitar kawasan pariwisata yang mereka kelola. Bersama tenant, mitra usaha, dan stakeholder kawasan, ITDC menyalurkan 29 hewan kurban kepada masyarakat di The Mandalika, The Nusa Dua, dan The Golo Mori.
Program ini tak hanya menjadi kegiatan berbagi daging kurban, tetapi juga menunjukkan upaya membangun kedekatan antara kawasan pariwisata dengan warga desa penyangga yang selama ini hidup berdampingan dengan destinasi wisata tersebut.
Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan pengembangan kawasan pariwisata tidak cukup hanya fokus pada investasi dan pembangunan fisik, tetapi juga harus menghadirkan manfaat sosial yang dirasakan masyarakat sekitar.
“Melalui momentum ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kebersamaan dengan masyarakat yang selama ini tumbuh bersama kawasan,” ujarnya, Rabu (27/5).
Menurutnya, keterlibatan tenant, pelaku usaha, hingga stakeholder kawasan dalam program kurban mencerminkan semangat gotong royong di dalam ekosistem pariwisata yang dibangun ITDC.
Di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, penyaluran dilakukan secara simbolis di Bazaar Mandalika pada Senin (25/5). Sebanyak 26 hewan kurban disalurkan, terdiri atas 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing.
Hewan kurban tersebut berasal dari kolaborasi ITDC bersama tenant dan pelaku usaha di kawasan. Penyalurannya menyasar pemerintah daerah, pondok pesantren, masjid, unsur pengamanan kawasan, komunitas pemuda, hingga masyarakat di tujuh desa penyangga The Mandalika.
Tujuh desa tersebut yakni Desa Kuta, Sengkol, Mertak, Prabu, Sukadana, Pengengat, dan Rembitan. Sekretaris Desa Kuta, Lalu Mardan, mengaku masyarakat merasakan langsung perhatian yang diberikan kawasan wisata kepada warga sekitar.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya memberi manfaat, tetapi juga memperkuat kedekatan dan rasa kebersamaan antara warga dengan kawasan The Mandalika yang tumbuh berdampingan dengan kami,” katanya.
Menurutnya, masyarakat berharap hubungan dan komunikasi yang selama ini terjalin dapat terus dijaga sehingga keberadaan kawasan wisata benar-benar memberikan dampak positif bagi warga lokal.
Sementara itu di kawasan The Nusa Dua, Bali, ITDC menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada pengurus Musholla ITDC. Penyerahan dilakukan manajemen kawasan pada Selasa (26/5).
Sedangkan di The Golo Mori, Nusa Tenggara Timur, dua ekor sapi kurban disalurkan kepada masyarakat melalui Masjid At-Taqwa di Dusun Soknar dan Masjid Nur Khotimah di Dusun Ra’ong. Bantuan tersebut menjangkau ratusan kepala keluarga di dua dusun tersebut.
Ahmad Fajar menegaskan, nilai kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam pembangunan kawasan pariwisata berkelanjutan.
“Ketika masyarakat dapat tumbuh bersama, merasa dilibatkan, dan merasakan manfaatnya, di situlah kawasan memiliki arti yang lebih besar,” tutupnya. BWN-04































