Tanjung Benoa, baliwakenews.com
Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa, rahina Saniscara Kliwon Landep , Sabtu 9 April 2022, kembali memenuhi undangan masyarakat di Kuta Selatan. Kali ini Politis Golkar tersebut menghadiri Piodalan Jelih di Pura Dalem Karang Tengah, Desa Adat Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan. Selain berkesempatan turut serta melaksanakan persembahyangan bersama Krama Pengempon dan Penyungsung Pura Dalem Karang Tengah, Politisi tiga periode menjadi anggota DPRD Badung ini juga menghaturkan punia Rp 5 juta sebagai wujud bakti tulus ikhlas turut serta mensukseskan pelaksanaan upacara yadnya ini. Hadir mendampingi Wayan Suyasa Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, I Wayan Rawan Atmaja, Anggota Fraksi Golkar DPRD Badung, I Nyoman Karyana, Ketua Dan Sekretaris PK Partai Golkar Kuta Selatan Made Tomy Marthana Putra dan I Wayan Dodi Wijaya serta PD Golkar Tanjung Benoa.
Dihadapan krama pengempon dan penyungsung Pura Dalem Karang Tengah, Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa menyampaikan rasa bahagianya diberikan kesempatan untuk tangkil dan mesadu ajeng di Pura Dalem Karang tengah melalui undangan yang disampaikan kepada dirinya selaku Wakil Rakyat di DPRD Badung. “Dumogi Pujawali di Pura Dalem Karang Tengah yang bertepatan dengan Rahina Suci Tumpek Landep memargi antar labda karya sidaning don,”ujarnya.
Suyasa yang juga Ketua DPD Partai Golkar Badung ini menjelaskan, selaku wakil rakyat di DPRD Badung pihaknya berwenang menerima masukan maupun aspirasi seluruh masyarakat di enam kecamatan yang ada di Kabupaten Badung, meski dirinya berasal dari Dapil Kecamatan Mengwi.”Setelah dilantik menjadi DPRD Badung, kami berwenang menyerap dan memperjuangkan aspirasi krama Badung dari Kecamatan Petang hingga Kuta Selatan,”terangnya.
Lebih lanjut Politisi asal Desa Penarungan ini menyatakan memberikan apresiasi dan menghargai kegiatan upakara yadnya yang telah dilakukan masyarakat meski di tengah Pandemi Covid-19 yang sudah dua tahun lebih melanda sehingga berdampak pada menurunnya perekonomian masyarakat. Terlebih masyarakat yang ada di Tanjung Benoa yang mengandalkan sektor pariwisata, jelas sangat merasakan dampaknya.”Sebagai wakil rakyat dan bagian pemerintah Kabupaten Badung, kami berbangga dan memberi apresiasi keteguhan krama dalam situasi, kantun eling tur ngajegang dresta dan ngemargiang swadharma swagina rikala Pujawali Ida Betara dengan dasar rasa bakti dan tulus ikhlas serta semangat gotong royong wujud kebersamaan,”terangnya.
Ia juga memohon maaf, sebagai bagian pemerintahan tidak dapat memaksimalkan bantuannya seperti dahulu karena turunnya pendapatan Kabupaten Badung yang bersumber dari sektor pariwisata yakni pajak hotel dan restoran menurun tajam akibat hantaman pandemi Covid-19. Sebagai wujud bakti dan turut serta ngrastiti pujawali Jelih di Pura Dalem Karang Tengah, Wayan Suyasa menghaturkan punia Ro 5 juta. “Mohon jangan dilihat nilainya, ini wujud bakti tulus ikhlas kami dalam pujawali Ida Betara di pura ini,”harapnya.
Ketua Pengempon dan Penyungsung Pura Dalem Karang Tengah Desa Adat Tanjung Benoa I Wayan Mintha menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa yang telah berkenan hadir sekaligus menghaturkan Punia pada pelaksanaan Piodalan Jelih di Pura Dalem Karang Tengah. Mintha juga menyatakan kehadiran Wayan Suyasa yang didampingi Fraksi dan Jajaran Pengurus Partai Golkar untuk mempererat jalinan silaturahmi dan hubungan persahabatan yang sudah terjalin. “Kami ingin hubungan kekerabatan ini terus nyambung dan terjalin baik. Sebelumnya dengan jajaran partai yang ada di tingkat desa dan kecamatan, sekarang kami bisa langsung dengan pak Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa,”tegasnya. BWN-05

































