Mangupura, baliwakenews.com
Bulan November 2024, masyarakat akan kembali melaksanakan Pemilihan serentak untuk kepala daerah di masing-masing provinsi dan kabupaten serta kota. Untuk di Kabupaten Badung, ada sejumlah nama yang terlihat melejit sebagai calon Bupati, mereka diantaranya I Wayan Suyasa, I Made Sutama, I Bagus Alit Sucipta, I Wayan Adi Arnawa, Putu Parwata, I Gusti anom Gumanti, I Wayan Disel Astawa.
Namun yang sudah pasti akan maju dan mendapat rekomendasi dari Partai adalah I Wayan Suyasa. Ketua DPD Partai Golkar Badung ini dipastikan akan ikut kontestasi Pilkada Badung mengingat raihan kursi Partai Golkar melesat dari tujuh kursi pada tahun 2019, dalam Pemilu 2024 menjadi 11 kursi dan sudah cukup untuk mengusung calon secara mandiri.
Di PDI Perjuangan Badung sendiri, belum ada satupun nama kader yang dimunculkan untuk mengikuti kontestasi Pilkada November 2024 mendatang. Sekerertaris Dewan Pimpin Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Badung, Putu Parwata, Jumat (1/3) mengatakan, terkait penjaringan calon Bupati dan Wakil Bupati Badung di PDI Perjuangan sendiri masih menunggu dan melihat hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) di Kabupaten Badung.
“Tentu DPC PDI Perjuangan Badung akan meminta arahan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terlebih dahulu untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya. Berdasarkan data-data yang dilihat oleh DPD dan DPP tentunya nanti kami sebagai struktur partai akan diberikan arahan serta menunggu strategi apa yang nanti diambil oleh partai,”ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, PDI Perjuangan, nanti akan melakukan kajian berdasarkan data dan fakta di lapangan dari data Pilpres dan Pileg. “Biasanya kita di partai baik DPP, DPD dan DPC akan melakukan simulasi. Nanti simulasi-simulasi itu akan kami lakukan agar bagaimana nanti kita bisa memberikan nilai lebih yang nantinya kita akan dorong di Pilkada ini. Kami akan cek, semua itu berdasarkan data dan hasil survei. Dan tentunya prioritas pasti kader. bagaimana diluar kader?, mungkin nanti juga menjadi pertimbangan dengan catatan mereka memang memiliki nilai-nilai lebih yang kita yakini berkontribusi untuk masyarakat serta kemenangan partai. Pasti kita akan rebut kemenangan, untuk itu kita harus hati-hati, cek dan ricek agar orang-orang yang terpilih nanti di Pilkada Badung bisa mengawal pembangunan serta kesejahteraan Kabupaten Badung,”paparnya.
sebelumnya Ketua DPD Golkar Badung, Wayan Suyasa mengatakan, Golkar sudah memperoleh 11 dari 45 kursi atau 24 persen kursi DPRD Badung. Mudah-mudahan setelah diberikan kepercayaan ini, pihaknya mampu mengemban amanah dan aspirasi masyarakat melalui kader-kader terbaik Partai Golkar yang diberi kepercayaan di masing-masing daerah pemilihan (dapil). “Inilah tugas dari wakil rakyat khususnya dari Partai Golkar untuk betul-betul sebagai representasi masyarakat. Bisa mewakili rakyatnya, bisa menjembatani masyarakatnya baik dari segi apapun,” tegasnya.
Jika November 2024 saat pilkada serentak, kader Golkar terbaik diberi rekomendasi oleh parpolnya, Wayan Suyasa menyatakan siap bertarung di Pilbup 2024. Artinya bertarung secara politik sehingga mampu menjaga amanah suara masyarakat untuk bisa berkompetisi secara sehat di Pilkada Badung 2024. BWN-05

































