Gempa M7,7 Guncang NTT, Pegadaian Langsung Bergerak Kirim Bantuan ke 7 Kabupaten

Iklan Home Page

Flores, Baliwakenews. com

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong PT Pegadaian bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat terdampak.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli, bantuan tahap awal disalurkan ke tujuh kabupaten, yakni Nagekeo, Sikka, Manggarai, Ende, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada.

Bantuan difokuskan pada kebutuhan paling mendesak masyarakat di lokasi terdampak. Mulai dari paket sembako dan bahan pangan, air bersih, perlengkapan bayi dan balita, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, hingga kebutuhan pengungsian seperti tenda, selimut, dan tikar lipat.

Penyaluran dilakukan melalui sejumlah jalur. Selain diserahkan langsung kepada masyarakat, Pegadaian menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta relawan di masing-masing wilayah untuk mempercepat distribusi bantuan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Badung Hadiri Pujawali SDN 4 Kuta, Dorong Penguatan Karakter untuk Menyongsong Indonesia Emas

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan tidak sekadar tersalurkan, tetapi benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Di Kabupaten Ende, bantuan Pegadaian bahkan diterima langsung oleh Bupati Ende. Penyerahan ini menjadi bagian dari sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat pascabencana.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, mengatakan pihaknya berupaya memberikan respons secepat mungkin setelah gempa melanda sejumlah wilayah di NTT.

“Kami berupaya bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan dasar masyarakat, khususnya para penyintas yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian,” ujarnya.

Baca Juga:  GAJIANEMAS Pegadaian Donasi Untuk Korban Gempa Mamuju-Majene

Menurut Edy, Pegadaian juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Tak berhenti pada penyaluran bantuan tahap awal, Pegadaian juga melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah terdampak.

Koordinasi dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, serta jaringan kantor Pegadaian di NTT. Selain memetakan kebutuhan masyarakat, koordinasi tersebut juga mencakup kondisi nasabah dan fasilitas operasional Pegadaian di wilayah terdampak.

Gempa dengan kekuatan M7,7 tersebut menjadi perhatian serius karena NTT merupakan salah satu wilayah Indonesia yang memiliki aktivitas tektonik tinggi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat di sejumlah lokasi dapat berubah dengan cepat seiring perkembangan penanganan bencana.

Baca Juga:  Menggali Inovasi dan Strategi Komunikasi Publik, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung Studi Banding ke Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta

Pegadaian memastikan bantuan lanjutan akan disiapkan apabila kondisi di lapangan membutuhkan dukungan tambahan.

Melalui Pegadaian Peduli, perusahaan menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.

Sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, relawan, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus membantu warga NTT melewati masa tanggap darurat menuju tahap pemulihan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR