Denpasar, baliwakenews.com
Dua siswa SMK Negeri 1 Denpasar bertekad memberikan hasil terbaik bagi Bali pada babak final Olimpiade Jaringan Mikrotik (OJM) 2025 tingkat nasional yang digelar di Gedung Citraweb Building, Jalan Magelang km 7, Sleman, Yogyakarta, mulai Senin (20/10) hingga Jumat (24/10/2025).
Tim SMKN 1 Denpasar diperkuat oleh Anak Agung Gede Panji Danendra dan I Made Gilang Pradnyananda, keduanya siswa kelas XII jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 2. Mereka bersaing bersama 14 tim SMK terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk SMKN 3 Singaraja yang juga mewakili Bali.
Para peserta telah mengikuti proses karantina sejak Minggu (19/10), yang meliputi pendaftaran ulang, skrining kesehatan, dan pengarahan teknis. Selama babak final, seluruh peserta wajib tinggal di barak yang disediakan panitia dan tidak diperkenankan meninggalkan lokasi hingga kompetisi berakhir.
Kompetisi tahun ini menguji kemampuan teknis siswa dalam konfigurasi dasar jaringan, DHCP, firewall, dan queue, yang mencakup materi MTCNA dan MTCTCE. OJM 2025 menjadi ajang pembuktian kompetensi siswa SMK di bidang Teknologi Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) serta Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi (SIJA).
Anak Agung Gede Panji Danendra menjelaskan, ajang ini tidak hanya menguji keterampilan teknis, tetapi juga kedisiplinan dan kerja sama tim. “Peserta terbaik akan meraih hadiah uang pembinaan dan perangkat jaringan senilai lebih dari Rp160 juta,” ujarnya.
Final OJM 2025 diikuti sekolah-sekolah dari berbagai daerah, seperti SMKN 7 Jakarta, SMKN 1 Kota Bekasi, SMKN 2 Depok, SMK Kristen Petra Surabaya, hingga SMKN 2 Bombana Sulawesi Tenggara, yang menunjukkan pemerataan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
Dengan semangat tinggi dan persiapan matang, tim SMKN 1 Denpasar optimistis mampu menorehkan prestasi gemilang dan mengharumkan nama Bali di ajang bergengsi nasional ini. BWN-05

































