Dua Insiden Warnai Laga Futsal, dari Genangan Air Hingga Lampu Mati

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Babak penyisihan terakhir cabor futsal Porprov Bali XV/2022, Selasa (15/11) di GOR Lila Bhuana, Denpasar sempat diwarnai insiden yang menyebabkan laga sempat ditunda beberapa saat. Pertama ketika hujan deras, tetesan air menggenangi lapangan. Akibatnya laga ditunda sampai dua jam sampai hujan benar-benar reda. Kemudian insiden kedua yakni lampu penerangan di GOR Lila Bhuana sempat mati karena kelebihan panas.

Baca Juga:  Asa Bali United Finish 4 Besar Masih Terbuka Lebar, Bali United Tatap Laga Terdekat

Salah satu Technical Delegate (TD) cabor futsal, Nasser Attamimy menjelaskan, laga ditunda selama dua jam itu ketika hendak memulai laga antara Denpasar melawan Klungkung. “Sehingga panpel menunda dulu supaya hujan benar-benar reda dan lapangan bisa dipakai kembali. Yang jelas ini bukan banjir, agar tidak ada salah persepsi yang mengatakan GOR Lila Bhuana kebanjiran,” kata Nasser.

Baca Juga:  Undwi Bagikan 580 Masker Gratis di Penatih

Akibatnya, jadwal awal yang harusnya dimulai pukul 14.00 Wita terpaksa diundur menjadi pukul 16.00 Wita. “Dan laga Denpasar melawan Klungkung dilanjutkan sampai selesai pukul 18.00 Wita,” tegasnya.

Namun tak sampai disitu. Insiden lanjutan lainnya yakni lampu GOR Lila Bhuana sebagian besar mati total dikarenakan kelebihan panas. Panpel kembali menunda 25 menit untuk menghidupkan lampu penerangan kembali. “Pasalnya selepas partai Denpasar melawan Klungkung dilanjutkan Badung melawan Bangli,” tandasnya. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR