Diterpa Isu Global, Nusa Dua Bertahan Lewat Pergeseran ke Pasar Domestik

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Tekanan situasi global mulai menguji ketahanan sektor pariwisata Bali, termasuk kawasan The Nusa Dua. Namun di tengah gejolak tersebut, kawasan ini menunjukkan daya tahan dengan beradaptasi pada pergeseran pasar, khususnya mengandalkan wisatawan domestik sebagai penopang utama.

General Manager The Nusa Dua ITDC, Made Agus Dwiatmika, mengakui adanya dampak dari konflik di Timur Tengah yang berimbas pada jalur penerbangan dan memicu pembatalan kunjungan wisatawan mancanegara. Meski demikian, kondisi tersebut tidak sepenuhnya menekan aktivitas pariwisata.

Baca Juga:  Sukseskan KTT AIS 2023, Bandara Siapkan 16 Tempat Parkir Pesawat dan Ratusan “Security”

“Memang ada pembatalan, tetapi ada juga wisatawan yang memperpanjang masa tinggalnya. Kami terus memastikan bahwa Bali, khususnya Nusa Dua, tetap aman untuk dikunjungi,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Di tengah melemahnya pasar internasional, wisatawan domestik justru tampil sebagai penyeimbang. Momentum libur panjang seperti Nyepi dan Lebaran mendorong lonjakan kunjungan yang signifikan, bahkan sebagian wisatawan memilih mengalihkan rencana liburan luar negeri ke Bali.

Fenomena ini menjadikan periode low season tahun ini tetap bergeliat, bahkan disebut sebagai salah satu yang terbaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:  DPRD Badung Terima Dokumen KUA PPAS, APBD Badung 2022 Dirancang Rp2,9 Triliun

Aktivitas wisata pun tetap hidup di berbagai titik kawasan. Bali Collection, misalnya, dipadati pengunjung yang tidak hanya berbelanja, tetapi juga menikmati ragam atraksi budaya yang rutin digelar. Pertunjukan di area Pulau Peninsula turut menjadi magnet tambahan yang memperkuat daya tarik kawasan.

Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara memang mengalami penyesuaian, namun belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Kehadiran turis asing masih terlihat, menjaga keseimbangan kunjungan di kawasan yang dikenal dengan standar kenyamanan dan keamanannya.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Pastikan Program Reward Lansia Tetap Berjalan, Tunggu Penyesuaian Regulasi

Dengan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika global, Nusa Dua menunjukkan bahwa pariwisata Bali tidak mudah goyah. Pergeseran fokus ke pasar domestik menjadi strategi kunci dalam menjaga stabilitas, sekaligus membuktikan ketahanan sektor ini di tengah ketidakpastian global. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR