Denpasar, baliwakenews.com
Usai membongkar jaringan peredaran ganja lintas pulau di Seririt, Buleleng, Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali kembali membongkar peredaran ganja jaringan Medan-Bali. Dalam pengerebekan, pada Minggu 17 September 2023, aparat menyita 5,4 Kg ganja, milik dua tersangka yakni AI dan MF.
Menurut Brigjen Pol. Dr. R. Nurhadi Yuwono mengatakan, barang bukti ganja yang dikemas dalam lima paket besar tersebut dikirim dari Medan, Sumatera Utara. “Jaringan ini terungkap, setelah pihak Bea Cukai Bandara Ngurah Rai menerima informasi masuknya paket narkoba. Pihak Bea Cukai kemudian berkoordinasi dengan BNNP Bali untuk melakukan control delivery di lapangan,” ujarnya, Senin (18/9).
Kemudian berdasarkan hasil dari control delivery itu, aparat BNNP Bali lantas menangkap tersangka AI di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar, sesaat menerima paket tersebut. Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti 5 paket besar ganja seberat 5.419,01 gram. “Barang bukti itu disamarkan di dalam paket besar terbungkus pakaian bekas,” ungkapnya.
Dari keterangan tersangka AI mengaku diperintah oleh seseorang pengendali di Medan untuk menyerahkan paket tersebut kepada MF. Tak berselang lama, giliran MF diringkus di seputaran Jalan Gunung Soputan, Denpasar. “Dua tersangka ini yakni AI dan MF merupakan residivis narkotika yang berperan sebagai kurir dan pengedar. Mereka ini beroperasi di Bali,” ujar Nurhadi.
Saat ini, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan di Kantor BNNP Bali. “Kami masih mengembangkan kasus dan jaringannya,” tegasnya. BWN-01


































