Denpasar, baliwakenews.com
Diduga depresi tidak memiliki biaya untuk mengobati anaknya yang sedang sakit, buruh proyek asal Jember, Jawa Timur mengakhiri hidupnya. Pria berinisial Am (34) itu ditemukan tergantung di tower air di Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa (24/10).
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, peristiwa bunuh diri itu awalnya diketahui oleh teman Am. “Dua teman kerjanya curiga karena Am tidak keliatan sejak pagi,” kata Sukadi, Rabu (25/10).
Kemudian kedua temannya itu melihat Am ke kosnya, sekitar pukul 18.00. Dan ternyata Am telah mengakhiri hidupnya. Peristiwa itu lantas dilaporkan ke polisi.
Menurut Sukadi, sebelum bunuh diri, Am sempat menghubungi anaknya di Jember. Saat itu dia menanyakan kondisi anaknya yang sedang sakit. “Berdasarkan fakta-fakta atau hasil pemeriksaan di lapangan, korban disinyalir meninggal dunia murni karena mengakhiri hidup dengan motif permasalahan ekonomi. Selanjutnya jenazah Am dievakuasi menggunakan ambulan BPBD Kota Denpasar ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar. BWN-01

































