Mangupara, baliwakenews.com
Kawasan wisata premium Nusa Dua Selatan kembali menjadi sorotan setelah seorang pria misterius yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dilaporkan berkeliaran di sekitar jalur hotel berbintang dan pusat aktivitas wisatawan selama beberapa hari terakhir.
Keberadaan pria tersebut memicu perhatian warga, pelaku usaha, hingga petugas keamanan karena dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan citra kawasan wisata elite di Kecamatan Kuta Selatan.
Ketua Pecalang Banjar Sawangan, I Nyoman Beker mengungkapkan, pria itu pertama kali terlihat berada di main gate salah satu hotel bintang lima di kawasan Sawangan pada Senin (18/5/2026) malam.
“Tadi pagi sudah mengarah ke Pendawa. Saya ketemu waktu ngantar anak sekolah di dekat perempatan menuju Pendawa,” ujar Beker saat dikonfirmasi Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, pria tersebut tampak tidak terurus dan mengeluarkan aroma tubuh menyengat hingga dikeluhkan warga sekitar maupun pedagang di jalur wisata.
“Warga yang berjualan di warung juga mengeluhkan karena aromanya cukup menyengat sampai membuat orang merasa mual,” katanya.
Pria misterius itu juga sempat terlihat singgah di warung kawasan Gunung Payung untuk membeli kopi. Namun, keberadaannya disebut membuat pengunjung lain memilih pergi. “Kalau dia duduk di warung, orang yang lagi belanja langsung pergi semua,” ungkapnya.
Selain berkeliaran di jalur wisata, pria tersebut beberapa kali terlihat berjalan masuk ke area sekitar hotel dan lokasi yang ramai wisatawan. Ia juga disebut sulit diajak berkomunikasi. “Kadang dia masuk begitu saja, diajak ngomong juga tidak nyahut,” lanjut Beker.
Informasi yang dihimpun dari pecalang dan petugas keamanan menyebutkan pria itu telah terlihat berjalan di sepanjang Jalan Raya Nusa Dua Selatan sejak sekitar tiga hari terakhir. Hingga kini identitas maupun tempat tinggalnya belum diketahui.
“Kita tidak tahu tinggalnya di mana. Informasi dari satpam, dia sempat jalan ke arah utara sampai dekat Hilton lalu balik lagi ke selatan,” jelasnya.
Pecalang bersama unsur keamanan setempat berharap instansi terkait segera turun tangan agar situasi di kawasan wisata tetap kondusif dan nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat.
Informasi terkait pria tersebut juga telah disebarkan melalui grup koordinasi kecamatan yang melibatkan Satpol PP, Dinas Sosial, serta unsur terkait lainnya. BWN-04


































