Deposito di Bank Emas Pegadaian, Pasti Aman, Pasti Untung!

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Sejak diresmikannya Bank Emas Pegadaian oleh Presiden RI, Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025, minat masyarakat untuk berinvestasi emas terus meningkat, terbukti di Pegadaian Kanwil VII (Bali Nusra) saja, sebanyak 50 Kg emas milik masyarakat, sudah didepositokan. Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil VII Pegadaian Bali, Arief Rinardi Sunardi, saat Gathering dan Buka Puasa Bersama (Bukber), di Prime Plaza Hotel Sanur, Jumat 7 Maret 2025 sore.

Kepercayaan masyarakat terhadap layanan Kegiatan Usaha Bulion (Bank Emas) Pegadain terus meningkat, apalagi ditengah terus melambungnya harga emas dunia. “Masyarakat semakin tertarik berinvestasi emas, melihat harga emas yang terus melambung. Yang jelas deposito emas, yang merupakan layanan baru kami menjanjikan keuntungan dan juga keamanan berinvestasi karena emas yang didepositokan diasuransikan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bandara Ngurah Rai Kerahkan Ribuan Personel, Siaga Hadapi Lonjakan Penumpang Jelang Nyepi dan Lebaran

Selain deposito emas, Bank Emas Pegadaian juga menawarkan layanan pembiayaan emas, penitipan emas, dan perdagangan emas secara langsung yang semuanya menawarkan kemudahan, keuntungan dan keamanan. Sehingga PT. Pegadaian semakin mantap menjalankan usaha yang sejalan dengan misi dan program Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran khususnya dalam sektor Hilirisasi dan Industrialisasi.

Baca Juga:  Festival Badminton Diharapkan Mampu Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata Bali

Diterangkan, untuk dapat melakukan deposito emas di Bank Emas Pegadaian, terlebih dahulu masyarakat harus memiliki tabungan emas Pegadaian, dan mendownload aplikasi pegadaian digital. Kemudian melakukan upgrade menjadi akun premium pada Aplikasi Pegadaian Digital vers 6.1.0 dan bertransaksi minimal 5 gram.

“Adapun keunggulan dari Deposito Emas, selain emas aman karena diasuransikan, nasabah tentunya akan mendapatkan imbal hasil dan tenor deposito juga flexibel. Apalagi sistem yang digunakan adalah sistem syariah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Peradah Bangli Gelar Widyatula “Segara Kerthi: Campuhan Urip Sarwa Prani”

Lebih lanjut dikatakan setiap tahun rata-rata kenaikan harga emas mencapai 30%. “Ini tentunya lebih menjanjikan dari pada deposito uang. Saya mengajak masyarakat ayo menabung emas, atau depositokan emas karena lebih menguntungkan,” pungkasnya. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR