Camat Baru Kuta Siapkan Penataan Berbasis AI, Targetkan Kuta Kembali Jadi Ikon Pariwisata Bali

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com


Kecamatan Kuta memasuki babak baru di bawah kepemimpinan I Made Agus Suantara. Camat Kuta yang baru ini membawa gagasan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai pendukung penataan kawasan wisata, sekaligus mengembalikan citra Kuta sebagai destinasi utama yang wajib dikunjungi wisatawan saat berlibur ke Bali.


Menurut Agus, Kuta memiliki posisi strategis sebagai wajah pariwisata Bali sehingga penataan kawasan harus mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya yang telah menjadi kekuatan utama destinasi tersebut.


Salah satu inovasi yang mulai disiapkan adalah pemanfaatan teknologi AI untuk membantu proses perencanaan dan penataan wilayah. Teknologi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai inspirasi dan solusi dalam mempercantik kawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

Baca Juga:  Tim PKM Unwar Dampingi Penerapan K3 Pada Pedagang Pasar Ikan Kedonganan


Selain inovasi digital, Agus juga akan mengawal sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Badung, di antaranya pembangunan pedestrian di Jalan Pantai Kuta serta jalur pejalan kaki di sepanjang kawasan pesisir. Program tersebut berjalan beriringan dengan proyek Bali Beach Conservation Project (BBCP) Phase II Kuta-Legian-Seminyak yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida.


Di sektor ekonomi, penataan pedagang pantai menjadi salah satu perhatian utama. Menurutnya, penataan akan dilakukan melalui kolaborasi dengan desa adat agar kawasan Pantai Kuta tetap bersih, aman, nyaman, tertib, sekaligus memberikan ruang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Baca Juga:  Setelah NIB Dicabut, Imigrasi Periksa Ratusan Perusahaan PMA


Agus menegaskan, seluruh program tersebut diarahkan untuk menghidupkan kembali slogan yang pernah melekat kuat pada Kuta, yakni “Belum Berkunjung ke Bali sebelum ke Kuta.” Baginya, slogan itu bukan sekadar kalimat promosi, tetapi menjadi target yang ingin diwujudkan melalui penataan destinasi secara menyeluruh.


Sebagai putra asli Kuta, Agus mengaku memahami karakter dan dinamika kawasan yang kini dipimpinnya. Ia lahir dan besar di Kuta, mengenyam pendidikan di SD Nomor 5 Kuta, SMP Negeri 1 Kuta, hingga SMA Negeri 2 Denpasar. Pendidikan tingginya diselesaikan dengan meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Warmadewa, Magister Sains di Universitas Udayana, serta Magister Administrasi Publik di Universitas Ngurah Rai.

Baca Juga:  Ubah Pola Pikir Warga, Ungasan Bentuk Satgas Pemilahan Sampah dari Sumber


Karier birokratnya dimulai pada 2000 sebagai tenaga honorer di Dinas Pendapatan Kabupaten Badung. Pada 2005 ia bertugas di Dinas Pariwisata Badung, kemudian dipercaya menjadi Kasubag UPT Dinas Pertanian dan Pangan Kecamatan Kuta. Tahun 2020, Agus menjabat Sekretaris Camat Kuta sekaligus memimpin Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Kuta. Berbekal pengalaman tersebut, pada 2026 ia resmi dipercaya memimpin Kecamatan Kuta. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR