Bupati Giri Prasta Hadiri Pengajian Muslimat NU dan Kunjungi Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara Pengajian Muslimat NU Se- Kecamatan Melaya, Minggu (4/8) di Masjid Jami Nurul Huda Melaya. Turut hadir dalam kesempatan ini Tausiyah K.H. M Syakur, tokoh masyarakat I Made Kembang Hartawan, IGN Patriana Krisna, Ketut Suastika, Kepala BPKAD Badung Ida Ayu Istri Yanti Agustini, Camat Melaya beserta unsur Tripika, Kepala KUA Kecamatan Melaya, Perbekel Desa Melaya serta Tokoh Masyarakat dan Muslimat NU Se-Kecamatan Melaya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta membantu secara pribadi kepada Aprah Wanita, Aprah Remaja, Tingklik, Anak-anak Santri, Penari ibu-ibu, Paduan suara, Banser, Pecalang masing-masing Rp 5 juta, sedangkan untuk Penyanyi Muslimat Rp 1 juta dan Ibu Ida Rp 5 juta.

Dalam sambutannya Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan, sebagai umat beragama dirinya mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan doa dan puji syukur kehadirat Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa karena bisa berkumpul bersama dalam keadaan sehat dalam acara pengajian.

“Saya selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung menyambut baik diselenggarakannya acara Pengajian atau Doa bersama dan semoga melalui Doa bersama ini kita senantiasa diberikan perlindungan dan tuntunan serta berkah dari Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kita bisa hidup dalam suasana penuh kedamaian dan kebersamaan dalam keberagaman,” ungkapnya.

Baca Juga:  Minta Batalkan Rencana Penerapan Level 3 di Akhir Tahun, APPMB Ajak Terapkan Ini

Bupati Giri Prasta sangat bangga dan terharu saat berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan. Tuhan Yang Maha Kuasa/Allah SWT telah mampu di contohkan oleh muslimat NU Khususnya yang ada di Kecamatan Melaya, Jembrana.

“Saya bangga dan tegak lurus, saya ini memang manut dengan NU, karena NU dibutuhkan oleh Negara, tidak dipanggil pun pasti turun untuk menyelesaikan urusan negara. Itulah kebanggaan saya khususnya kepada Muslimah sehingga kami terapkan Empat Pilar Kebangsaan yakni UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Pancasila. Salah satu Pancasila Sila Kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang artinya semua insan sama dapat dan sama rasa, jadi yang beda jangan sekali-kali kita paksa untuk sama, tapi yang sama jangan kita beda-bedakan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pengajian Muslimat NU Kecamatan Melaya Siti Nur Idawati mengucapkan puji syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Badung atas kehadirannya dalam acara pengajian. Pengajian Muslimat NU se-Kecamatan Melaya bertemakan “Menjadikan Muslimat NU Sebagai Kader Moderasi Perwujudan Islam Rahmatan Lil Alamin”.

Baca Juga:  Giri Prasta Pulihkan Gaji ASN Badung 100 Persen

“Dapat kami sampaikan pengajian kali ini memang kita lihat agak berbeda dengan pengajian biasanya, karena pengajian kali ini kita menghadirkan Bapak Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang saat ini sangat populer dikalangan masyarakat Bali pada umumnya dan Jembrana Khususnya. Kehadiran Beliau memberikan semangat dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh peserta pengajian, ini membuktikan betapa daya tarik Bapak Giri Prasta sangat luar biasa, dan semoga kehadiran Beliau beserta seluruh rombongan, pengajian kita pada hari ini lebih memberikan makna dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa yang hadir dalam pengajian muslimat kali ini adalah seluruh Jamaah Muslimat se-Kecamatan Melaya yang terdiri dari 26 anak ranting atau sekitar 1.700 jamaah muslimat yang hadir, ditambah undangan lain dari seluruh Takmir Masjid se-Kecamatan Melaya, Pengasuh-pengasuh Pondok Pesantren, Parade penyambutan baik anak-anak, remaja dan tim kesenian serta keamanan. “Dalam kesempatan kali ini, kami menyampaikan pengajuan proposal dana hibah melalui Program Badung Angelus Buana. Program ini diharapkan dapat membantu pembangunan Masjid di Kecamatan Melaya, sehingga dapat meningkatkan fasilitas ibadah bagi masyarakat setempat,” jelasnya.

Baca Juga:  Dewan Minta Penjaring Sampah Ditambah di Tukad Mati

Seusai menghadiri acara Pengajian Muslimat NU, Bupati Nyoman Giri Prasta mengunjungi Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz Sumbersari, Kecamatan Melaya dan bertemu dengan Kyai Ahmad Marzuki serta anak-anak Pesantren. Bupati Giri Prasta secara pribadi membantu Pondok Pesantren sebesar Rp 20 juta yang diterima oleh Kyai Ahmad Marzuki dan kepada Hadrah sebesar Rp 5 juta serta kepada Rebana Rp 5 juta.

Kyai Ahmad Marzuki, mengucapkan selamat datang atas kehadiran Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama undangan lainnya bersedia hadir di Pondok Pesantren. “Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz asli Bali, karena Nenek Moyang sebelum Kemerdekaan sudah di Bali dan saya juga lahir di Bali di ujung barat dan keberadaan kami disini adalah 100% Santri dari Bali yang begitu sangat luar biasa bahagianya menyambut kedatangan Bapak disini, mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak disini bisa membantu kami untuk pembangunan Pondok Pesantren yang lebih bagus dari ini,” harapnya.BWN-HB

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR