Denpasar, Baliwakenews.com
Diantara empat divisi games yang diikuti oleh ESI Kota Denpasar dalam ekshibisi Porprov Bali XV/2022, satu divisi yakni PUBG Mobile bisa dibilang paling struggle. Artinya dalam menyongsong Porprov itu, diperlukan chemistry yang kuat karena atlet yang tergabung bukan satu tim utuh, melainkan hasil comotan dari beberapa tim.
Di arena Porprov Bali XV/2022 nanti, Kota Denpasar mengutus dua tim PUBG Mobile yakni Denpasar 1 dan Denpasar 2. Jumlah atlet yang tergabung sebanyak 9 orang mengingat satu tim diisi oleh empat player nantinya. Sementara satu orang sebagai cadangan. Lantas bagaimana perjuangan dalam menghadapi Porprov Bali kali ini?
Pelatih divisi PUBG Mobile Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bagus Tara, Senin (31/10) menjelaskan, tim sudah terbentuk dari bulan Agustus 2022 lalu. Namun untuk menyatukan chemistry itu lah yang diakuinya cukup sulit. “Karena kebanyakan atlet ini berbeda-beda klub saat seleksi jadi saat disatukan seperti orang baru kenal. Tapi seiring waktu, lama-lama mereka akrab dan feel nya udah dapat,” ujar Gung Tara -sapaan akrabnya-.
Meski butuh proses dalam menyatukan chemistry, dari segi kualitas berani ia akui. Bahkan tim PUBG Mobile Kota Denpasar ini kerap meraih prestasi dalam setiap event baik online maupun offline. “Untuk latihannya hari Senin sampai Kamis. Sedangkan Jumat sampai Minggu kami fokuskan ikut turnamen. Ini untuk menambah jam terbang, dan hasilnya memuaskan sejauh ini,” tegasnya.
Dan target utama nanti tentu ingin meraih emas dan perak. Wajar saja karena dua tim ini dipatok menjadi peringkat pertama dan kedua di Porprov Bali XV nanti. “Kalau rival sejauh ini masih Badung. Tapi kami tidak akan meremehkan siapapun lawan,” tutup Gung Tara. BWN-06

































