Mangupura, Baliwakenews.com
Bawaslu Kabupaten Badung mulai membidik pemilih pemula sebagai basis penting untuk memperkuat partisipasi demokrasi. Melalui program Gerakan Mengawasi Partisipasi Rakyat (GEMPAR), Bawaslu Badung turun langsung ke sekolah untuk membekali generasi muda dengan pemahaman kepemiluan sekaligus kesadaran mengawal proses demokrasi.
Program tersebut digelar di SMA Dwijendra Bualu, Kamis (13/8/2026), bertepatan dengan momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, menegaskan edukasi politik tidak bisa menunggu generasi muda benar-benar terjun ke dunia pemilu. Pemahaman mengenai hak, kewajiban, serta pengawasan pemilu perlu ditanamkan sejak mereka memasuki usia sebagai pemilih.
Menurut Semara Cipta, partisipasi masyarakat dalam demokrasi masih perlu diperkuat, termasuk keterlibatan warga dalam penyelenggaraan pemilu sebagai penyelenggara ad hoc. Ia menilai masih terdapat ruang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama di wilayah Badung Selatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan sosialisasi, edukasi, sekaligus melakukan mitigasi sejak dini kepada pemilih pemula. Harapannya, generasi muda tidak hanya memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih, tetapi juga memiliki kesadaran untuk turut berpartisipasi dalam proses demokrasi,” ujar Semara Cipta.
Dalam sosialisasi tersebut, siswa diajak memahami bahwa menjadi pemilih bukan sekadar datang ke tempat pemungutan suara dan mencoblos. Generasi muda juga memiliki peran dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dan ikut mengawasi potensi pelanggaran di lingkungan sekitar.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Dwijendra Bualu, I Ketut Rana, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kepemiluan menjadi penting bagi siswa yang mulai memasuki fase sebagai pemilih pemula.
Antusiasme siswa pun tetap terlihat meski sebagian di antara mereka tengah mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bawaslu Badung berharap GEMPAR tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi di satu sekolah. Program tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan edukasi sehingga semakin banyak pemilih pemula memahami posisi dan tanggung jawabnya dalam demokrasi.
Bagi Bawaslu, pemilih pemula bukan hanya angka dalam daftar pemilih. Mereka merupakan generasi yang akan menentukan wajah partisipasi demokrasi Bali dan Badung pada pemilu-pemilu mendatang. BWN-03

































