Mangupura, baliwakemews.com
Suasana berbeda mewarnai perayaan Hut ke-5 SMAN 2 Kuta Selatan (Kutsel) atau Toska (Two South Kuta), Jumat (6/9/2024). Selain dihiasi peluncuran tari maskot yang baru selesai digarap yakni tari Sisya Natya Jnani yang bermakna Tari Siswa Terpelajar, dalam momen berbahagia ini Toska juga mempersembahkan buku karya Kepala Sekolah berjudul “Sekolah Penggerak” : Sebuah refleksi dan antalogi pengalaman guru “Guru Merdeka Menulis” serta penerbitan majalah kontemplasi edisi III.
Buku-buku ini dibagikan kepada para undangan begitu menginjakkan kaki mereka di acara Hut yang berlangsung sangat meriah. Sedangkan menandai Perayaan Hut, dilakukan Penancapan kayonan dan pemotongan tumpemg oleh Kepsek SMA Negeri 2 Kutsel, Dr.Drs. I Nyoman Tingkat M.Hum.
Menurut Nyoman Tingkat, penerbitan buku dan majalah ini adalah langkah nyata Gerakan Literasi Sekolah melalui Program Gelis Diksi. “Jika Ulang Tahun diisi dengan pemotongan Tumpeng, maka terbitnya buku dan majalah adalah ‘punjung’ persembahan pelengkap yang diiringi Tari Maskot Sisya Natya Jnani dengan ma Tari Siswa Terpelajar. Tari Maskot juga terkoneksi dengan motto Wiweka Jaya Sadhu dan visi sekola Cerdas, Berbudaya, dan Berdaya Saing,” paparnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, perayaan Hut SMA Negeri 2 Kutsel (Toska) sejatinya jatuh di tanggal 3 September 2024 lalu. Namun karena ada kegiatan internasional di Kutsel, akhirnya pelaksanaanya diundur menjadi 6 September 2024.
Meski termasuk masih dalam usia balita, dia mengaku bersyukut karena banyak capaian yang telah diraih Toska mrmasuki usianya yang ke 5 tahun. Diantaranya, alumni yang diterima di PTN melalui jalur SNBP terus meningkat dari tahun ke tahun. Seperti 24 orang di tahun 2022, 44 orang pada tahun 2023 dan meningkat lagi di tahun 2024 menjadi 49 siswa.
Selain itu, prestasi lokal, nasional, inter- nasional juga meningkat. Pada 2024, Toska menyumbang 6 atlet bola tangan dan satu atlet taekwondow dalam PON XXI September 2024 di Aceh-Sumatera Utara. Toska juga berhasil memperkuat Tim Sepak Bola PSSI Garuda Muda melalui seleksi dari Bali United serta satu siswa juga berhasil memperkuat Tim Sepak Bola Arema Malang. “Teranyar adalah seorang siswa lulus Pertukaran Pelajaran ke Jepang atas nama Isaura Henin Serafina melalui skema beasiswa Bina Antarbudaya selama 4 bulan,” ungkapnya
Isaura lulus bersama 9 orang lainnya dari seluruh Indonesia melalui seleksi secara ketat dan berjenjang. “Isaura sudah mengikuti pembekalan di Jakarta (29 Juli-5 Agustus 2024) sebelum berangkat ke Jepang (12 Agustus sampai 17 Desember 2024),” imbuhnya.
Tingkat juga menjelaskan, debagai Sekolah Penggerak sejak 2022, SMA Negeri 2 Kuta Selatan memantapkan diri hadir dengan program-program berbasis lokal bercita rasa nasional dan global.
“Ini adalah representasi dari penamaan Gedung Sekolah: Gedung Prof. Mantra untuk Gedung Perkantoran, Gedung Ki Hadjar Dewantara untuk Ruang Kelas, dan Gedung Einstein untuk Laboratorium. Ketokohan mereka sebgai nama Gedung mewakili kearifan lokal, nasional, dan global dan diterjemahkan ke dalam Program Sekolah,” bebernya.
Adapun program yang dimaksud yakni Sadhar Nama (Berbuka Puasa Bersama, Dharma Shanti Bersama, dan Natal Bersama), Taksu Cinta (Duta Karakter Siswa Unggul berdasarkan Creativity, Integrity, Norm, Think, Ap- reciation), Gelis Diksi (Gerakan Literasi Bersama Pen- didik dan Peserta Didik), Canang Sari (Cari Tenang Setiap Hari), Masima Krama Toska (Makan Siang Bersama Krama Toska), dan Jumat Bersinar (Jumat Bergerak, Resik, Harmoni).
Program-program itu terkoneksi dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5) dan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dengan lima fokus yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat Jiwa, sehat imunisasi, dan sehat lingkungan. Sehat imuninasi tidak dilaksanakan di SMA karena sudah terlaksana saat SD. Selain itu, Program Sekolah berbasis kearifan lokal adalah bentuk pemuliaan terhadap gagasan Ki Hadjar Dewantara dengan teori Trikon (Konsentris, Kontinuitas, dan Konvergensi) yang diartikan sebagai penguatan ke dalam (jati diri dan kepribadian bangsa) sebagai dasar memperkokoh semangat kebangsaan (nasionalisme) tanpa tabu menerima pengaruh budaya asing yang po- sitif secara selektif.
Perayaan Hut yang berlangsung hingga sore ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi, hiburan musik dan kreativitas para guru dan siswa Toska. Hadir pula dalam acara ini, Perwakilan Disdikpora Propinsi Bali, Nyoman Wirati, Ketua Komite Toska Ketut Sujana, Camat Kutsel, Ketut Gede Arta serta undangan lainnya. BWN-04































