Lumintang, baliwakenews.com
Atlet putri Sniper Petanque Club mengukir prestasi gemilang dalam ajang Kartini Cup 3rd yang diselenggarakan oleh Politeknik Kesehatan Kartini Bali pada 10-11 April 2025 di Lapangan Lumintang, Denpasar. Tiga srikandi kebanggaan klub berhasil membawa pulang satu medali emas dan dua medali perunggu, menegaskan dominasi FOPI Kota Denpasar dalam turnamen bergengsi tersebut.
Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Ketut Ayu Widiantari yang sukses meraih medali emas di kategori single putri SMA/SMK se-Bali setelah menampilkan permainan brilian di sepanjang turnamen. Kesuksesan Widiantari disusul oleh rekan satu klubnya, Komang Aura Radha Iswari yang meraih medali perunggu di kategori yang sama.
Capaian memukau juga datang dari atlet junior Ni Kadek Maurarisvanaya Wirata yang berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk kategori single putri SMP se-Bali.
“Hasil ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi program pembinaan atlet putri yang kami lakukan di Sniper Petanque Club,” ujar Gede Wirabuana Putra, Ketua Sniper Petanque Club saat dihubungi Kamis 17 April 2025.
Pihaknya percaya bahwa atlet putri memiliki potensi yang sama besarnya dengan atlet putra. Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan bakat-bakat srikandi petanque Bali.
Kata Wirabuana, program pembinaan atlet putri di Sniper Petanque Club telah berjalan intensif sejak tiga tahun terakhir dengan pendekatan holistik yang menggabungkan pelatihan teknis, taktis, dan pengembangan mental juara. Klub ini juga menerapkan sistem mentoring dimana atlet senior berperan membimbing juniornya. Sehingga menciptakan rantai regenerasi atlet yang berkelanjutan.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ketiga atlet putri kami. Mereka tidak hanya menunjukkan keunggulan teknis, tetapi juga mental bertanding yang luar biasa,” tambah Gde Kagung Putra, pelatih sekaligus pemilik Sniper Petanque Club.
FOPI Kota Denpasar secara keseluruhan mendominasi perolehan medali pada Kartini Cup 3rd dengan total 2 medali emas, termasuk satu perak, dan tiga perunggu, mengungguli kontingen dari kabupaten lain di Bali.
Pencapaian ini semakin memantapkan posisi Kota Denpasar sebagai kiblat pengembangan olahraga petanque di Pulau Dewata.
“Prestasi atlet putri Sniper Petanque Club dan dominasi FOPI Kota Denpasar di Kartini Cup membuktikan bahwa program pembinaan kami berada di jalur yang tepat. Ini juga memperlihatkan bahwa olahraga petanque semakin berkembang di kalangan perempuan, yang sangat sejalan dengan semangat emansipasi Kartini yang kita peringati di bulan April ini,” sambungnya.
Ketut Ayu Widiantari, peraih medali emas, mengungkapkan kebahagiaannya bahwa medali ini adalah hasil dari latihan keras selama satu tahun terakhir.
“Saya berterima kasih kepada para pelatih dan rekan-rekan di Sniper Petanque Club yang selalu mendukung. Medali ini untuk Denpasar dan untuk semua perempuan Bali yang berjuang di bidang olahraga,” ujarnya.
Sniper Petanque Club kini fokus mempersiapkan atletnya untuk Porjar Provinsi Bali yang akan digelar di Denpasar pada bulan Juni mendatang, dengan harapan dapat kembali mengharumkan nama Denpasar di tingkat provinsi. BWN-06


































