Antisipasi Kasus DBD, Pj.Lihadnyana Tekankan Upaya Preventif dan Promotif

Iklan Home Page

Singaraja, baliwakenews.com

Untuk mengantisipasi semakin meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) massal yang dilakukan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat semua desa/kelurahan se-Kecamatan Buleleng. Pada kesempatan tersebut sekaligus dilakukan pengasapan (fogging) di 15 desa/kelurahan dengan kasus DBD.

“Hari ini Jumat bersih untuk melaksanakan pembersihan lingkungan di Desa Anturan Kecamatan Buleleng untuk mengantisipasi wabah Demam Berdarah Dengue yang juga serentak dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Upaya preventif dan promotif merupakan hal mendasar dilakukan untuk mengajak masyarakat dengan sebuah kesadaran penuh, mari kita bicara kebersihan lingkungan, tidak lagi berpikir kuratif,” ucap Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana usai kegiatan PSN di Desa Anturan.

Baca Juga:  Tahun 2024, Fotocopi E-KTP Masih Berlaku di Buleleng

Kegiatan yang mengajak unsur OPD, TNI/Polri, Pemdes Desa Anturan pelajar dan masyarakat ini adalah untuk menggugah kesadaran semua pihak akan bahaya virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti. Dengan melakukan upaya 3M+ yaitu menguras bak penampung air, mengubur barang bekas tempat sarang nyamuk,menutup tempat penampungan air dan plus membersihkan, melakukan gotong royong, menanam tumbuhan penangkal nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk dan lain sebagainya.

“Keterlibatan seluruh elemen masyarakat merupakan sarana komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) untuk membangun kesadaran akan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Terimakasih dari Polres, Kodim bersama-sama kita membersihkan lingkungan untuk menekan kasus DBD pada musim transisi ini, mencegah lebih baik,” ujar Lihadnyana menambahkan.

Baca Juga:  Kapolres Buleleng Bersama Ketua Bhayangkari Pantau Vaksinasi Dan Serahkan Bantuan Sosial Sampai Kepedesaan

Sementara itu Perbekel Anturan, Ketut Soka mengucapkan terimakasih atas upaya Pemkab. Buleleng melakukan kegiatan PSN di wilayahnya. Hal ini merupakan bentuk antisipasi untuk menekan kasus DBD yang ada di wilayah Desa Anturan.

”Kegiatan kebersihan gorong-gorong telah dibantu oleh Dinas PUTR dan pemotongan akar pohon yang menyumbat saluran air juga telah dipotong oleh DInas Lingkungan Hidup kemarin, untuk itu kami ucapkan terimakasih banyak atas bantuannya,” tandasnya.

Disinggung terkait kasus yang ada di wilayah Desa Anturan, Ketut Soka mengungkapkan sesuai data sebanyak 27 kasus terjadi di wilayahnya dan kebanyakan yang terkena masyarakat yang ada di wilayah Banjar Dinas Pasar, Munduk dan Labak karena saat musim penghujan air yang datang dari atas tertahan di gorong-gorong banjar tersebut menyebabkan adanya genangan air.

Baca Juga:  Disdukcapil Jemput Bola El-KTP di Kelurahan Kapal

”Kami rutin melakukan sosialisasi akan PHBS saat hari-raya keagamaan bersama desa adat, gotong royong juga dan kebetulan saat kami fogging alat kami rusak, 2 kami punya alat fooging keduanya rusak, sekarang masih dibengkel. Untuk itu sekali lagi kami ucapkan terimakasih atas kegiatan hari ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sesuai data Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng per kemarin, total 637 kasus terjadi di Buleleng tersebar di 15 desa/kelurahan meliputi Desa Pejarakan, Patas, Anturan, Gerokgak, Kalibukbuk, Panji, Celukan Bawang, Pemaron, Kayu Putih, Kaliasem, Kerobokan, Lokapaksa, Pengulon, Sanggalangit dan Banyuasri. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR