Denpasar, baliwakenews.com
Nyawa seorang warga, berinisial I Gusti NPS (64) tak terselamatkan usai tenggelam di Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur, Selasa (21/7) sekitar pukul 08.41 Wita. Diduga tenggelamnya korban akibat mengalami kram kaki saat berenang di laut.
Saat diselamatkan petugas Balawisata, pria asal Badung itu sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengatakan, korban awalnya berenang di Pantai Padanggalak seorang diri. Dia tiba di pantai sekitar pukul 08.20, berenang di pesisir. “Sekitar 20 menit di dalam air, korban melambaikan tangan ke warga sekitar mengaku mengalami kaki keram,” katanya.
Sebelum terbawa arus dan tenggelam, korban sempat teriak-teriak meminta tolong. Warga yang mengetahui jika korban dalam bahaya, lantas bergegas memanggil petugas balawisata. “Saat ini, ombak cukup besar di pesisir selatan Bali, kami imbau agar masyarakat jangan berenang dam waspada,” kata Sukadi, sembari mengingatkan.
Beberapa menit setelah korban terseret arus pantai, petugas balawisata berupaya melakukan penyelamatan. Hingga akhirnya, tubuh korban dibawa ke pinggir pantai. “Petugas BPBD Kota Denpasar juga datang ke lokasi. Setelah petugas memeriksa korban, ternyata dia telah meningal dunia. Jenazah korban telah dibawa ke RSUP Sanglah,” tegasnya. BWN-01


































