Tabanan, baliwakenews.com
Tumpukan sampah di pinggiran aliran Sungai Yeh Dati, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang sempat viral di media sosial langsung ditindaklanjuti dengan aksi bersih-bersih, Minggu (4/10/2026). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan bersama perangkat desa, masyarakat, LSM, TNI-Polri, hingga pihak rumah sakit turun langsung membersihkan kawasan tersebut.
Pembersihan dilakukan di sisi barat Rumah Sakit Puri Bunda, tepatnya di seberang Toko Asia Jaya. Sampah yang menumpuk di pinggiran sungai diangkut menggunakan truk DLH Tabanan.
Kepala DLH Tabanan I Made Surya Dharma saat dikonfirmasi mengatakan, aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi dan video yang beredar di media sosial mengenai kondisi Sungai Yeh Dati yang dipenuhi sampah dan menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar.
Surya Dharma menyebut, sampah yang ditemukan diduga berasal dari aktivitas warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Karena itu, penanganan tidak hanya dilakukan melalui pembersihan, tetapi juga akan diperkuat dengan pengawasan.
“Sungai bukan TPS liar. Sampai ini dibuang oleh yang tinggal di rumah kos. Untuk pengawasannya akan dipasang CCTV dan pengawasan dari desa adat,” tegasnya.
Pemasangan CCTV dan pelibatan desa adat diharapkan menjadi langkah pencegahan agar lokasi yang telah dibersihkan tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah liar.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Tabanan turut dibantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Banjar Anyar II mengimbau kepada penghuni kos dan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Yeh Dati, agar tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke pinggir maupun aliran sungai.
Penghuni kos juga diarahkan berkoordinasi dengan kepala wilayah (kawil) terkait pengangkutan sampah rumah tangga yang dihasilkan. Langkah ini dinilai penting agar sampah tidak kembali menumpuk di sepanjang bantaran sungai. BWN-06
































