Denpasar, Baliwakenews.com
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si., melontarkan pesan tegas kepada ribuan mahasiswa baru Universitas Warmadewa (Unwar). Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, mahasiswa diminta tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan bangsa.
Pesan itu disampaikan Ace Hasan saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Warmadewa di Denpasar, Selasa 1 September 2026
Menurutnya, PKKMB menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk memasuki lingkungan baru sekaligus memulai proses pembentukan karakter dan kapasitas diri selama menempuh pendidikan tinggi.
Perguruan tinggi, kata Ace Hasan, tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat mentransfer ilmu pengetahuan sesuai bidang studi. Lebih dari itu, kampus harus mampu membentuk generasi yang memiliki kecintaan terhadap bangsa, memahami nilai-nilai kebangsaan, serta memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Kita harapkan dari proses pendidikan tersebut akan membangun komitmen bahwa mereka belajar untuk menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini,” ujarnya.
Ace Hasan menilai mahasiswa saat ini merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan arah perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas. Karena itu, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus benar-benar dimanfaatkan dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan memiliki keterampilan sesuai perkembangan zaman.
Mahasiswa, lanjutnya, harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan kompetensi di bidangnya masing-masing. Namun, kemampuan tersebut juga harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter kebangsaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Hal itu dinilai semakin penting di tengah persaingan global yang semakin ketat.
“Walaupun kita berada pada persaingan antarnegara yang sangat luar biasa seperti ini, identitas nasional Indonesia dan keunggulan yang dimiliki bangsa kita harus terus kita gaungkan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ace Hasan juga menyoroti posisi strategis Bali di mata dunia. Bali, menurutnya, bukan sekadar wilayah penting bagi Indonesia, tetapi telah menjadi salah satu destinasi wisata yang dikenal secara global.
Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan. Perguruan tinggi di Bali, termasuk Unwar, memiliki peran penting untuk mencetak SDM yang mampu bersaing secara internasional tanpa kehilangan akar budaya dan identitas nasional.
Ace Hasan juga menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas SDM agar Indonesia mampu mengoptimalkan kekayaan alam yang dimiliki. Potensi besar di sektor kelautan, pertanian, hingga perdagangan, kata dia, tidak boleh hanya berhenti sebagai sumber bahan mentah.
Pengelolaan sumber daya harus mampu menghasilkan nilai tambah yang pada akhirnya memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Potensi kekayaan alam kita itu harusnya bisa dioptimalkan dengan kemampuan sumber daya manusia sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat negara kita sendiri,” ujarnya.
Karena itu, mahasiswa didorong tidak hanya memahami teori di ruang kuliah. Mereka juga harus memiliki kepekaan untuk melihat potensi daerah dan kemampuan mengembangkannya menjadi inovasi maupun kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ace Hasan secara khusus mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan pekerjaan sebagai satu-satunya tujuan setelah menyelesaikan pendidikan.
Mahasiswa, menurutnya, harus berani membangun usaha, menciptakan inovasi, dan membuka peluang kerja baru dengan memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki Indonesia.
“Jangan hanya berpikir untuk mencari kerja, tapi harus menjadi job creator, menciptakan pekerjaan yang memanfaatkan potensi yang diberikan oleh bangsa kita sendiri,” tegasnya.
Ia menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai institusi pencetak generasi masa depan. Oleh sebab itu, Unwar diharapkan terus melahirkan inovasi, teknologi, dan gagasan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Tantangan bangsa yang terus berubah, menurut Ace Hasan, harus direspons oleh perguruan tinggi dengan kemampuan beradaptasi. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang menguasai teori akademik, tetapi juga harus membentuk generasi yang mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat.
Dengan jumlah mahasiswa yang besar, Universitas Warmadewa dinilai memiliki potensi kuat untuk mengambil peran dalam meningkatkan kualitas SDM, khususnya di Bali dan wilayah sekitarnya.
Ace Hasan berharap lulusan Unwar nantinya mampu mengembangkan kompetensi berdasarkan potensi daerah, tetap membawa nilai-nilai kebangsaan, serta menjadi bagian dari kekuatan yang mendorong kemajuan Indonesia.
“Jangan sampai hanya sekadar mentransfer ilmu dunia akademik, tetapi harus juga menjadi pembentukan kekuatan dengan tetap memperhatikan aspek keunggulan wilayah-wilayah yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia,” pungkasnya. BWN-03
































