Mangupura, baliwakenews.com
Tidak hanya fokus menjaga keamanan penerbangan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kini semakin memperkuat kolaborasi seluruh komunitas bandara untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman sekaligus nyaman bagi jutaan wisatawan dan pengguna jasa.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Airport Security Committee (ASC) Meeting yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, Jumat (19/6/2026). Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bea Cukai Ngurah Rai, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Denpasar, Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai, Lanud I Gusti Ngurah Rai, maskapai penerbangan hingga perusahaan ground handling.
PGS General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bambang Tjahjono, menegaskan bahwa keberhasilan bandara dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya bergantung pada pengelola bandara, melainkan membutuhkan dukungan seluruh stakeholder yang berada dalam ekosistem kebandarudaraan.
“Pelayanan kepada pengguna jasa tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola bandara, tetapi juga seluruh komunitas bandara. Karena itu kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang,” ujar Bambang.
Menurutnya, meningkatnya mobilitas wisatawan serta dinamika keamanan global menuntut seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme personel, dan memperkuat sistem deteksi dini guna menjaga keselamatan penerbangan.
Menariknya, dalam pertemuan tersebut juga dibahas penguatan program Customer Experience (CX) Forum, yang menjadi wadah koordinasi antarinstansi untuk memastikan standar pelayanan tetap prima tanpa mengurangi aspek keamanan dan pengawasan.
Bandara Ngurah Rai saat ini juga terlibat dalam program nasional Danantara Indonesia CX100, sebuah inisiatif yang mengukur kualitas pengalaman pelanggan di lingkungan BUMN. Melalui program ini, seluruh elemen bandara didorong untuk menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan penumpang.
Bambang menilai sinergi yang telah terjalin antara unsur keamanan, regulator, maskapai, dan pelaku layanan bandara menjadi modal penting dalam menjaga reputasi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama pariwisata Bali yang berstandar internasional.
“Kami mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang selama ini telah terjalin dengan baik. Komitmen bersama ini menjadi modal penting untuk meningkatkan keamanan penerbangan sekaligus kualitas layanan bagi masyarakat dan wisatawan,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi yang semakin erat, Bandara I Gusti Ngurah Rai optimistis dapat terus menghadirkan layanan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkelas dunia bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. BWN-04






























