Ratusan Relawan Turun ke Pantai Petitenget, KKP Soroti Ancaman Mikroplastik di Laut

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com


Ratusan relawan dari berbagai kalangan memadati Pantai Petitenget, Sabtu (13/6/2026), dalam aksi bersih pantai yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama DANA Indonesia dan Seven Clean Seas. Di balik kegiatan memungut sampah tersebut, terselip pesan kuat tentang ancaman mikroplastik yang kian mengkhawatirkan bagi ekosistem laut.


Peserta yang terlibat berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari wisatawan, pelajar, pelaku industri perhotelan, hingga puluhan taruna dan taruni sekolah vokasi KKP. Mereka menyisir kawasan pesisir untuk mengumpulkan berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari laut.


Sampah yang berhasil dikumpulkan pun beragam, mulai dari kemasan plastik, botol kaca, sampah organik, hingga puntung rokok. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah sampah dari daratan masuk ke laut sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir.


Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara, menegaskan bahwa sebagian besar sampah laut sebenarnya berasal dari aktivitas di daratan, terutama limbah rumah tangga. Karena itu, pencegahan dinilai menjadi langkah paling efektif untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Maka strategi kita dalam mengelola sampah supaya tidak masuk ke laut itu dilakukan dengan pencegahan. Kita harus bisa mengelola sampah di daerah masing-masing. Dan sampah ini persoalan serius yang harus ditangani secara bersama,” ujarnya di sela kegiatan.

Baca Juga:  Ada Peningkatan Realisasi Pendapatan Daerah, Sekda Adi Arnawa Bahas RAPBD 2023


Koswara menyoroti dampak mikroplastik yang saat ini menjadi salah satu ancaman terbesar bagi lingkungan laut. Partikel plastik berukuran sangat kecil tersebut tidak hanya mencemari perairan, tetapi juga berpotensi masuk ke rantai makanan laut dan mengganggu keberlanjutan ekosistem.


Menurutnya, sampah yang berakhir di laut bukan sekadar merusak pemandangan pantai, melainkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap sumber daya kelautan dan perikanan.

Baca Juga:  Rai Mantra Buka Rapat Penyusunan Perencanaan 5 Tahunan Pembangunan Desa Adat Panjer


Untuk mengatasi persoalan itu, KKP terus menjalankan program Laut Sehat Bebas Sampah (Sebasah) yang fokus pada pencegahan sampah masuk ke laut. Program tersebut mencakup pemantauan sungai, desa pesisir, pulau-pulau kecil berpenduduk, pelabuhan, hingga aktivitas di perairan laut.


Sementara itu, Director of Communications DANA Indonesia, Olavina Harahap, mengatakan aksi bersih pantai ini merupakan lanjutan dari kampanye edukasi lingkungan yang sebelumnya dilakukan melalui platform digital.


“Ini bentuk komitmen kami. Sebelumnya kami sudah melakukan edukasi sampah melalui apps game yang sudah kami luncurkan, sekarang ini offlinenya melalui aksi bersih sampah berkolaborasi dengan KKP,” katanya.


Ia menambahkan bahwa pencemaran sampah laut juga berdampak langsung pada sektor ekonomi masyarakat pesisir. Berdasarkan sejumlah data, keberadaan sampah di laut dapat menurunkan pendapatan nelayan hingga 30 persen akibat terganggunya aktivitas penangkapan ikan dan kualitas lingkungan perairan.

Baca Juga:  Sirkuit Mandalika Bersiap Sambut Puluhan Mobil Sport Jepang Berlaga


Senada dengan itu, Founder dan CEO Seven Clean Seas, Tom Peacock-Nazil, menilai persoalan sampah membutuhkan solusi berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak. Penanganan sampah, menurutnya, harus dilakukan secara tepat agar tidak menimbulkan persoalan lingkungan maupun kesehatan baru di kemudian hari.


Melalui aksi bersih pantai ini, para peserta tidak hanya mengumpulkan sampah, tetapi juga mengajak masyarakat untuk memulai perubahan dari hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan memilah sampah sejak dari rumah.


Dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat, upaya mencegah sampah bocor ke laut diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus menekan ancaman mikroplastik yang kini menjadi perhatian serius dunia kelautan. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR