Begal Jalanan Menggila di Denpasar, Korban Dipancing dengan Modus “Sesama Orang Timur” Sebelum Motor Digasak

Iklan Home Page
Denpasar, Baliwakenews.com
 
Kejahatan jalanan di Kota Denpasar kembali menunjukkan wajah brutalnya. Seorang pemuda asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban dugaan aksi begal yang terjadi secara terang-terangan di Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar Timur, Senin dini hari, 8 Juni 2026. Korban tidak hanya kehilangan sepeda motor, tetapi juga mengalami luka-luka setelah dikeroyok sekelompok pelaku.
 
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.40 Wita itu bermula ketika korban berinisial YAH, 24 tahun, dalam perjalanan pulang bersama rekannya usai bermain biliar di kawasan Jalan Tukad Batanghari. Saat melintas di Jalan Cok Agung Tresna, korban dihampiri dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
 
Alih-alih meminta bantuan secara tulus, kedua pria tersebut diduga menggunakan tipu muslihat untuk menghentikan laju korban. Mereka mengaku berasal dari daerah yang sama dan menyebut diri sebagai “sesama orang timur”. Korban yang tidak menaruh curiga kemudian menghentikan kendaraannya.
 
Namun begitu korban berhenti, situasi berubah menjadi aksi kekerasan. Salah seorang pelaku mendadak menarik kerah baju korban. Korban sempat menghindar dan berusaha menjauh, tetapi para pelaku terus mengejar.
 
Menurut laporan yang diterima kepolisian, salah satu pelaku bahkan sempat melompat untuk menyerang korban. Pertikaian tak terhindarkan hingga korban terjatuh. Dalam kondisi tersebut, para pelaku melancarkan pukulan dan tendangan bertubi-tubi.
 
Tak lama kemudian, sejumlah orang yang diduga merupakan rekan pelaku ikut mendatangi lokasi. Korban bersama temannya berusaha menyelamatkan diri, sementara para pelaku memanfaatkan situasi dengan membawa kabur sepeda motor Honda GL warna hitam tahun 2011 yang saat itu dikendarai korban.
 
Kendaraan bernomor polisi N 4798 ** tersebut diketahui milik teman korban. Usai menguasai motor, para pelaku melarikan diri menuju arah selatan melalui Jalan Moh Yamin.
 
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuh. Mata kanan korban mengalami lecet dan pembengkakan, rusuk kiri memar akibat tendangan, serta siku tangan kanan mengalami luka gesek.
 
Kerugian materi akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp17 juta.
 
Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut dia, laporan korban telah diterima dan saat ini kasusnya masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur.
 
Polisi tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan kelompok pelaku yang beroperasi pada jam-jam rawan di wilayah Kota Denpasar.
 
Kasus ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hingga dini hari. Modus pelaku yang memanfaatkan kedekatan identitas dan kemudian berujung pada aksi kekerasan menunjukkan pola kejahatan jalanan yang semakin berani menyasar pengguna jalan di kawasan perkotaan.BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR