Mangupura, baliwakenews.com
Pengkab Wushu Indonesia (WI) Badung mengirim 12 atlet ke Kejuaraan Wushu Piala Wali Kota Surabaya 2026 pada 1 hingga 3 Mei mendatang. Ajang ini dijadikan panggung uji kemampuan sekaligus pemanasan serius menuju Porsenijar Juni dan Porprov 2027.
Ketua Pengkab WI Badung, Elia Damaris Kristiani, menegaskan keikutsertaan tim bukan sekadar partisipasi, melainkan strategi menaikkan jam terbang dan mental tanding, terutama bagi atlet junior yang mendominasi skuad. Dari total 12 atlet, 10 di antaranya merupakan junior, sementara dua lainnya senior.
“Target utama kami adalah membangun kepercayaan diri dan pengalaman bertanding. Dengan atmosfer kompetisi, atlet akan lebih siap dan termotivasi menghadapi Porsenijar serta Porprov,” tegas Elia, Rabu (22/4) di Sekretariat KONI Badung.
Pelatih Teguh Hery Susanto, didampingi Sekretaris WI Badung AA Ngurah Partha Ardy Laksana, mengungkapkan seluruh atlet telah menjalani training center sejak Januari. Program ini difokuskan pada peningkatan teknik, daya tahan, dan konsistensi performa.
Seluruh atlet akan turun di nomor toulu, dengan strategi multi-nomor untuk memaksimalkan uji tanding. “Satu atlet kami dorong tampil di minimal tiga nomor, bahkan bisa sampai lima nomor berbeda. Ini penting untuk mengasah adaptasi dan daya saing mereka,” jelas Teguh.
Dukungan juga datang dari Sekum Ketut Widia Astika yang sebelumnya menerima audiensi tim. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin latihan, serta kondisi fisik agar tetap prima selama kejuaraan berlangsung. Dengan persiapan yang telah dimatangkan sejak awal tahun, Wushu Badung membidik hasil optimal di Surabaya sebagai modal kuat menatap agenda kompetisi yang lebih besar di depan. BWN-05

































