Tabanan, baliwakenews.com
Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Cuci Motor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan dipadati pelanggan menjelang Hari Raya Tumpek Landep, Jumat 17 April.2026. Antrean yang terus berdatangan menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang dikerjakan langsung oleh Warga Binaan.
Puluhan kendaraan tampak silih berganti memasuki area cuci motor. Ketelitian dan kualitas hasil kerja yang diberikan membuat layanan ini semakin diminati. Bukan sekadar mencuci kendaraan, SAE Cuci Motor menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Tabanan mampu melahirkan keterampilan yang diakui dan dipercaya masyarakat.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Fathkur Rokhman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program asimilasi yang bertujuan membaurkan Warga Binaan dengan masyarakat.
“Melalui asimilasi cuci motor ini, Warga Binaan dilatih untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tentu yang mengikuti program ini sudah memenuhi syarat dan siap menjalankan kegiatan dengan baik,” jelasnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo. Menurut beliau tingginya minat masyarakat menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang dijalankan.
“Antusiasme masyarakat ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan dengan baik. Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan agar Warga Binaan siap kembali ke masyarakat,” ungkap Prawira.
Melalui SAE Cuci Motor ini, Lapas Tabanan tidak hanya menghadirkan layanan bagi masyarakat, tetapi juga membuktikan bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan pekerjaan yang berkualitas, profesional, dan layak bersaing, sekaligus menjadi langkah nyata menuju reintegrasi sosial. BWN-06

































