Muncul Berbaju PSI, Status Politik I Wayan Suyasa Akhirnya Terjawab

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Mantan Ketua DPD Partai Golkar Badung, I Wayan Suyasa, mengenakan atribut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan telah menjabat sebagai Ketua DPW PSI Bali memantik spekulasi liar di ruang publik. Tokoh asal Desa Penarungan yang sempat menjadi rival, Paslon Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta dalam Pilkada Badung 2024 itu sebelumnya cukup lama “menghilang” dari panggung politik pasca tak lagi memimpin Golkar Badung. Kemunculannya secara tiba-tiba dengan atribut PSI pun memunculkan pertanyaan besar. Apakah I Wayan Suyasa telah resmi meninggalkan Partai Golkar?

Spekulasi tersebut akhirnya terjawab. Ketua DPD Partai Golkar Badung, Anak Agung Ketut Agus Nadi Putra, mengonfirmasi bahwa I Wayan Suyasa telah resmi mengundurkan diri dari Partai Golkar sejak 18 November 2025.“Beliau sudah menyerahkan surat pengunduran diri tertanggal 18 November 2025. SK-nya juga terbit tanggal itu,” ujar Agus Nadi Putra saat dikonfirmasi, Selasa (20/1).

Baca Juga:  Prediksi Koster Jitu! Argentina Lolos ke Semifinal, Gubernur Bali Yakin Prancis Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Ia menjelaskan, meski publik baru ramai belakangan ini akibat video viral di media sosial, proses pengunduran diri Suyasa dari Golkar sejatinya telah rampung sejak dua bulan lalu. Bahkan, sekitar dua pekan lalu, Suyasa sempat datang menemui jajaran internal Golkar Badung untuk memberikan klarifikasi langsung.“Beliau datang dan menyampaikan secara langsung bahwa benar sudah mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar. Jadi ini bukan hal yang mendadak,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Serahkan Penghargaan kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi Porprov Bali XVI Tahun 2025

Terkait langkah politik Suyasa yang kini dikaitkan dengan PSI, pihak Golkar Badung menegaskan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut Agus Nadi Putra, keputusan pindah partai merupakan hak politik pribadi yang tidak bisa diintervensi oleh partai.“Kalau beliau menentukan sikap politiknya untuk bergabung ke PSI, itu sah-sah saja. Itu hak politik pribadi beliau,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada Musda sebelumnya, I Wayan Suyasa telah menyatakan secara terbuka tidak lagi mencalonkan diri sebagai Ketua DPD II Golkar Badung, tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. “Tidak ada hambatan atau tekanan. Itu murni keputusan pribadi beliau,” tambahnya.

Baca Juga:  Badung Terima Hibah Unit Proses Produksi Pangan Rumput Laut dari BPPT

Sementara Wayan Suyasa yang dihubungi terpisah enggan berkomentar banyak. “Nanti tiang akan berstatemen terkait hal ini, tunggu saja,” paparnya.

Meski demikian, langkah politik Suyasa tetap menyisakan tanda tanya di kalangan publik, mengingat statusnya sebagai figur besar yang pernah memimpin Golkar Badung dan menjadi kontestan serius di Pilkada. Perpindahan haluan politik ini dinilai berpotensi mengubah peta kekuatan politik lokal Badung menjelang dinamika politik berikutnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR