Tax Gathering Tahun 2025, Kanwil DJP Bali Dorong Kolaborasi Pajak untuk Ekonomi Bali yang Tangguh

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Pajak yang dibayar oleh wajib pajak merupakan kontribusi masyarakat Bali untuk menciptakan ekonomi Bali yang tangguh dan tidak dianggap sebagai beban bagi warga negara. Pernyataan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali, Darmawan dalam kegiatan Tax Gathering Tahun 2025 yang berlangsung di Balai Diklat Keuangan (BDK) Denpasar, Selasa 16 Desember 2025.

Dalam Tax Gathering Tahun 2025 yang bertema “Kolaborasi Pajak untuk Ekonomi Bali yang Tangguh”, Darmawan menjelaskan bahwa pajak adalah salah satu sumber pembiayaan utama pembangunan, termasuk infrastruktur yang mendukung pariwisata, pelestarian budaya dan lingkungan di Bali. Manfaat pajak dapat dirasakan antara lain melalui pembangunan jalan menuju destinasi wisata, bandara, pelabuhan, fasilitas umum, hingga penataan lingkungan oleh Pemerintah Daerah di Bali.

“Pajak yang dibayar oleh masyarakat dan pelaku usaha pariwisata merupakan suatu bentuk investasi untuk menjaga Bali tetap menjadi destinasi unggulan dunia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Serahkan Bantuan Sembako bagi PNS, Sekda Bali Dorong Jajaran Terus Membangun Empati dan Berbagi

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gianyar, A.A. Gde Semara Putra, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya peran pajak dalam mendukung pariwisata.

“Segala upaya kita lakukan untuk menjaga pariwisata Bali khususnya di Kabupaten Gianyar agar tetap nyaman untuk dikunjungi, dan dinikmati oleh wisatawan lokal maupun manca negara. Salah satunya dengan memperbaiki jalan yang rusak serta melakukan pelebaran persimpangan jalan sehingga titik-titik rawan kemacetan bisa terurai seiring dengan bertambahnya kunjungan wisatawan di Kabupaten Gianyar,” ucap Gde Semara.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen akan terus menjalin kerja sama, dan kolaborasi dengan otoritas perpajakan pusat dalam mendukung penerimaan untuk pembangunan di daerah.

Sementara itu, I Gusti Ketut Wira Widiana mewakili pengusaha dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bali menyatakan bahwa pengusaha memberikan perhatian yang sangat baik terhadap isu tentang pajak. Pajak selalu menjadi salah satu topik yang didiskusikan di setiap pertemuan pengusaha. Para pengusaha muda juga berharap otoritas pajak dapat lebih mengedepankan sosialisasi dan pembinaan, bukan pada penindakan sehingga pengusaha dan otoritas pajak dapat saling bersinergi untuk berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta hadiri Upacara Atma Wedana dan Nyekah Masal Banjar Adat Senapan, Petang

Menyadari akan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam kewajiban perpajakan serta sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pajak, Kepala Kanwil DJP Bali Darmawan menyerahkan Piagam Wajib Pajak untuk dibacakan oleh 5 (lima) perwakilan dari Wajib Pajak, akademisi, dan asosiasi pada kesempatan tersebut.

“Piagam Wajib Pajak merupakan dokumen yang berisi 8 hak dan 8 kewajiban Wajib Pajak. Piagam ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan saling percaya, saling menghormati, dan saling bertanggung jawab antara wajib pajak dan negara. Hubungan tersebut akan menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil dan berkelanjutan, dengan pengakuan dan pemenuhan kewajiban kedua belah pihak secara seimbang. Karena dalam sistem perpajakan dibutuhkan keseimbangan hak dan kewajiban antara negara dan wajib pajak,” ungkapnya.

Baca Juga:  Belasan Komunitas Seni Ikuti Lomba Baleganjur Tingkat Umum se-Bali Dalam Ajang Festival Seni Budaya Badung

Di akhir kegiatan, Kepala Kanwil DJP Bali didampingi para Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) menyerahkan piagam penghargaan kepada wajib pajak dari setiap KPP yang telah menjalankan kewajiban perpajakannya dan memberikan kontribusi besar sepanjang tahun 2025.

“Terima kasih atas kontribusi para wajib pajak di Bali. Penghargaan ini bukan hanya mencerminkan kepatuhan, tetapi juga komitmen bersama dalam memperkuat ekonomi Bali yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Darmawan menutup kegiatan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR