Mangpura, baliwakenews.com
Hujan deras kembali mengguyur wilayah Badung Selatan serta sejumlah daerah lain di Bali sejak Rabu (26/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, banjir, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi di beberapa perairan.
Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar, Diana Hikmah, menyampaikan bahwa Bali telah memasuki periode musim hujan, sehingga peningkatan frekuensi serta intensitas hujan mulai terlihat. Kondisi atmosfer saat ini juga diperkuat oleh pola belokan angin dan kelembapan udara yang tinggi hingga lapisan atas, yang memicu pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan sedang hingga lebat.
“Potensi hujan ringan hingga sedang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah Bali bagian tengah, barat, timur, dan selatan,” ujar Diana.
Gelombang 1–2 Meter di Selatan Bali Selain hujan, BMKG juga mencatat kondisi laut yang perlu diwaspadai.
• Perairan utara Bali: gelombang 0,25–1 meter
• Perairan selatan Bali: gelombang 1–2 meter
Pola angin dominan bergerak dari Barat Daya–Barat dengan kecepatan 4–40 km/jam, yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di beberapa titik perairan. Imbauan BMKG BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap sejumlah risiko cuaca ekstrem, di antaranya:
• genangan dan banjir akibat hujan intensitas tinggi,
• angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang,
• peningkatan gelombang di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Perairan Selatan Bali.
Diana menambahkan, masyarakat, nelayan, dan pelaku wisata bahari perlu terus memperbarui informasi peringatan dini cuaca dari BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca secara cepat. BWN-04































