Mangupura,baliwakenews.com
Kabupaten Badung terus memantapkan diri sebagai kabupaten digital melalui berbagai inovasi pelayanan publik berbasis teknologi. Hal ini terungkap saat Ketua Komisi II DPRD Badung, I Made Sada, menerima kunjungan 150 mahasiswa dan 6 dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Selasa (4/11).
Dalam pertemuan tersebut, Made Sada menegaskan bahwa Badung merupakan daerah percontohan dalam penerapan transformasi digital di Bali. “Transformasi digital adalah syarat peningkatan daya saing daerah. Di Badung, hampir seluruh layanan pemerintah sudah berbasis aplikasi sehingga memudahkan masyarakat, baik dalam urusan ekonomi kreatif, UMKM, kesehatan, hingga pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, Pemkab Badung melalui Dinas Komunikasi telah mengembangkan platform Kontak Bupati untuk memfasilitasi keluhan dan masukan masyarakat secara daring. “Semua laporan masyarakat ditangani cepat melalui sistem ini. Selain itu, ada 647 CCTV yang sudah terintegrasi dengan kepolisian untuk keamanan publik,” jelas politisi Demokrat tersebut.
Dosen pendamping FISIP UNISRI, Haryo Kusumo Aji, mengapresiasi keberhasilan Badung dalam tata kelola digital dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Pendapatan per kapita masyarakat Badung tinggi dan teknologinya terdepan. Kami ingin belajar bagaimana manajemen digital ini dijalankan,” ujarnya. BWN-05































