Entaskan Kemiskinan di Bali, Giri Prasta Ajak Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forum TJSL Bersinergi

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Bali Tahun 2025 di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa 15 Juli 2025. Ia mengajak pemerintah kabupaten/kota bersama terus bersinergi dan bekerja sama dalam menanggulangi kemiskinan di Bali.

“Terkait penanggulangan kemiskinan di Bali, kita akan bergerak bersama kabupaten/kota dengan melibatkan tim, termasuk Dinas Perkim, Dinas Sosial, dan OPD lainnya,” jelas Giri Prasta.

Baca Juga:  Wawali Denpasar Arya Wibawa Dukung Riset Ideathon Bali Kembali Untuk Tracing dan Tracking Kasus Covid- 19

Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menanggulangi kemiskinan di daerah. Menurutnya, tiga kebutuhan pokok masyarakat, yaitu sandang, papan, dan pangan, harus terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu, seluruh program pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus saling mendukung dan tidak boleh tumpang tindih.

“Kami melihat pembangunan dengan enam prinsip dasar, yaitu pro-growth, pro-job, pro-poor, pro-culture, pro-environment, dan pro-law enforcement. Salah satu contohnya, ketika kita berbicara tentang pro-poor, kita berbicara tentang pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Prodi Ilmu Komunikasi Undiknas Gelar Seminar Internasional, International Conference, Call for Paper, dan Coaching Clinic

Salah satu upaya yang akan dilakukan, lanjutnya, adalah melalui program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu yang dilaksanakan bersama pemerintah kabupaten/kota dan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Misalnya, Pemerintah Provinsi menargetkan 1.000 rumah, kabupaten/kota 500 rumah, belum lagi melalui Forum TJSL—yang dulu dikenal sebagai CSR. Saya yakin, dalam lima tahun ke depan penanggulangan kemiskinan sangat bisa dilakukan,” ujarnya optimistis.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra, menyampaikan bahwa berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan di Bali per September 2024 tercatat sebesar 3,8 persen, terendah secara nasional. Ia menambahkan, rapat koordinasi TKPK juga bertujuan untuk mengevaluasi kinerja program dan kegiatan, serta mensinergikan kebijakan yang akan dimuat dalam Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025–2029. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR