Mangupura, baliwakenews.com
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung melakukan peremajaan atau perawatan terhadap Patung Dewa Ruci di Kuta. Hal ini dilakukan karena kondisi patung yang mulai keropos dan mengelupas. Terutama di bagian sisik naga yang mulai rontok. Hal itu diungkapkan Kepala.Bidang (Kabid) Tata Lingkungan DLHK Badung, Wayan Narayana, Selasa (13/5/2025).
Saat ini kata dia memang sedang dilakukan peremajaan dan pengecetan terhadap patung tersebut. Kegiatan peremajaan patung ini dimulai pada 4 Mei lalu dengan upacara matur piuning. Kemudian tanggal 5 Mei pengerjaan.
Disebutkannya, kerusakan patung ini sudah cukup lama. Terutama pada sisik naga patung tersebut. Termasuk adanya keretakan pada patungnya karena sudah lama. “Struktur patung yang retak sudah dikembalikan,” imbuhnya.
Untuk anggaran pemeliharan berupa pengecetan serta perawatan patung dan burung jarak Bali dialokasikan sebesar Rp 150 juta dari APBD Badung. Untuk pengerjaan ini, melibatkan para ahli Patung, yaitu dari Kapal dan Desa Pecatu, Kutsel. Ke depn perbaikan patung ini akan dilakukan secara berkala. “Perbaikan ini kami rencanakan sebulan, setelah itu dilakukan upacara mecaru,”. jelasnya.
Bagaimana dengan Hutan Kota, Narayana memaparkan, saat ini sedang proses pembayaran lahan. Proses ini ditargetkan pada Bulan juni sudah dibayar ganti ruginya untuk semua untuk lahan yang akan dijadikan hutan kota. BWN-04





























