Harga Nangka Muda Meroket Jelang Galungan, Per Biji Tembus Rp 80 Ribu

Iklan Home Page

Denpasar, biwakenews.com – Menjelang Hari Raya Galungan, harga nangka muda di pasar-pasar tradisional Bali melonjak tajam. Jika biasanya satu biji nangka muda dijual Rp 10 ribu, kini harganya menembus Rp80 ribu.

“Sudah biasa kalau dekat Galungan begini harganya naik, tapi sekarang naiknya lumayan ekstrem,” kata Ni Luh Komang, seorang ibu rumah tangga yang ditemui di salah satu pasar di Denpasar, Selasa pagi (22/4).

Baca Juga:  Kelola APBD Badung 2024 Baik, Made Sunarta Apresiasi Pemerintah

Ia tampak menawar dengan sabar, meski pedagang hanya bisa geleng kepala. “Kami juga beli dari pengepul sudah mahal,” jawab seorang pedagang.

Nangka muda adalah bahan utama dalam pembuatan lawar dan jukut be siap, hidangan tradisional Bali yang selalu hadir dalam perayaan Galungan. Permintaan yang melonjak membuat pasokan dari petani tak mampu mengejar.

Baca Juga:  Meriahkan HUT ke-48 PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung Gelar Donor Darah

Putu Wira, seorang petani dari Tabanan, mengaku ladangnya tak sanggup memenuhi permintaan para tengkulak. “Banyak yang datang nyari dari dua minggu lalu. Pohon kami belum sempat berbuah lagi,” ujarnya.

Lonjakan harga bahan pokok menjelang hari besar bukan hal baru. Namun bagi warga yang harus menyiapkan sesajen dan hidangan persembahan, ini jadi dilema tahunan, antara tradisi dan kantong yang menipis. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR