Pemotor Terjatuh Usai Tasnya Ditarik Orang Tak Dikenal di Kawasan Renon

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Seorang pengendara sepeda motor bernama Kris (30) menjadi korban kecelakaan setelah tasnya dirampas oleh dua orang tak dikenal di Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar, pada Selasa (7/1) dini hari. Akibat peristiwa begal tersebut, Kris mengalami luka-luka dan segera dibawa ke rumah sakit.

Kris menceritakan bahwa kejadian tersebut bermula sekitar pukul 02.00, saat ia tengah berkendara dari arah barat menuju timur di Jalan Cok Agung Tresna. Tiba-tiba, dua orang yang mengendarai motor mendekatinya dan menyapa seolah-olah sudah mengenalnya. “Saya tidak mengenal mereka, tapi mereka tiba-tiba menyapa. Rasanya ada yang aneh,” ujarnya.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Ajak Keluarga Besar Ansor dan Banser Jaga Persaudaraan Dengan Nafas Religius

Merasa curiga, Kris mencoba untuk menjauh dengan meningkatkan kecepatan motornya. Namun, kedua orang tersebut malah mengejarnya. Sesampainya di persimpangan tiga depan Kantor DPD RI Provinsi Bali, Kris berbelok ke kanan menuju Jalan Ir H Juanda, dekat dengan Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

Naas, saat itulah salah seorang pelaku berhasil meraih tas Kris dan menariknya. Kris terjatuh dari motornya dan terluka parah, serta mengalami pendarahan. Setelah kejadian itu, kedua pelaku langsung melarikan diri tanpa sempat mengambil barang-barang lainnya.

Tak lama setelah kejadian, dua orang yang mengaku ingin menolong Kris muncul dan menawarkan untuk membawanya ke rumah sakit dengan motor mereka, sambil menyarankan agar Kris meninggalkan motornya. Kris yang semakin curiga menolak ajakan itu. “Saya merasa aneh, mengapa mereka tiba-tiba muncul dan memaksa saya naik motor mereka. Saya tidak ingin meninggalkan motor saya begitu saja,” kata Kris.

Baca Juga:  Terungkap, Tri Nugraha Bunuh Diri Pakai Pistol Buatan Turki

Merasa ada yang tidak beres, Kris memilih untuk mendorong motornya menuju pos satpam di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali demi keamanan. Begitu sampai di pos, orang-orang yang sebelumnya mengaku berniat menolong langsung pergi meninggalkan lokasi.

“Saya pikir, jika mereka benar-benar berniat membantu, mereka pasti akan menemani saya ke tempat yang lebih aman, atau membantu saya. Tapi mereka justru pergi begitu saja ketika saya menuju pos satpam,” lanjut Kris.

Baca Juga:  PSBS di Buleleng Ubah Mindset Masyarakat, Dorong Gerakan Bersama Kelola Sampah dari Rumah

Meski tasnya tidak berhasil dirampas, Kris mengimbau agar pengendara lain tetap waspada, terutama saat berkendara di malam atau dini hari. “Semoga kejadian seperti ini tidak terulang, dan saya berharap pihak kepolisian segera menyelidiki kejadian ini,” tutupnya. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR