Mangupura, baliwakenews.com
Jika terjadi koalisi besar yakni, PDIP, Demokrat, Gerindra dan Golkar bergabung hanya mengusung satu pasangan calon saja, pihak KPU Badung pun memulai membuat skenario baru.
Bila Golkar sampai batal mengusung paslon sendiri dan berkoalisi dengan PDI Perjuangan, maka dapat dipastikan pertarungan head to head di Pilkada Badung 2024 gagal terjadi.
Artinya, akan ada paslon tunggal di Pilkada Badung. Badung sendiri memiliki pengalaman di Pilkada 2020 menggelar pesta demokrasi dengan paslon tunggal melawan kolom kosong atau calon tunggal.
Guna menyikapi situasi politik yang belum pasti ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung mengaku telah menyiapkan dua skenario untuk Pilkada Badung 2024. Yaitu, skenario dua paslon dan skenario calon tunggal.
“Iya, melihat dinamika politik saat ini kita tetap menyiapkan dua skenario, yaitu adanya dua paslon dan paslon tunggal,” ungkap Ketua KPU Badung I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra saat pleno daftar pemilih sementara (DPS) di Kantor KPU Badung, Sabtu (10/8).
Menurutnya bila dihitung berdasarkan jumlah raihan kursi partai di DPRD Badung, maka ada dua parpol sejatinya memiliki peluang untuk mengusung paslon sendiri. Yaitu PDI Perjuangan dengan 27 kursi dan Golkar 11 kursi.
Sementara Gerindra dengan 4 kursi dan Demokrat 4 kursi meski keduanya berkoalisi tidak memungkinkan mengusung paslon karena jumlah kursinya total hanya 7 kursi. Sementara syarat parpol atau gabungan parpol bisa mengusung paslon di Pilkada Badung minimal 9 kursi.
“Syarat minimal kursi parpol atau gabungan parpol bisa mengusung paslon adalah 9 kursi. Artinya, cuma PDI Perjuangan dan Golkar yang sejatinya bisa mengusung paslon sendiri,” katanya.
KPU Badung, lanjut Yusa Arsana, sebagai lembaga penyelenggara Pemilu senantiasa siap skenario apapun yang terjadi di Pilkada Badung 2024. “Baik dua paslon atau pun Paslon tunggal kami di KPU Badung sudah siap,” tegas Yusa Arsana.
Namun, saat ini pihaknya lebih banyak menunggu. Pasalnya, penentuan paslon menjadi ranah masing-masing parpol. “Kami sebagai penyelenggara. Dan kami sudah menyiapkan mekanisme untuk persiapan pendaftaran paslon yang akan dimulai tanggal 27, 28 dan 29 Agustus nanti,” ucapnya.
Dibagian lain, pasca bergabungnya Demokrat dan Gerindra ke gerbong PDI Perjuangan, partai banteng ini juga terkesan membuka pintu untuk masuknya Golkar ke gerbong besar ini. BWN-05

































