Denpasar, baliwakenews.com
Polresta Denpasar menangkap beberapa remaja yang menyerang pengunjung di toko modern Jalan Merdeka, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur. Hasil pengembangan polisi, diketahui jika pelaku merupakan pelajar SMA.
Saat ini, polisi masih memburu sejumlah pelaku lainnya yang terlibat dalam penyerangan, pada Sabtu (1/6) sekitar pukul 02.30 tersebut. “Motif penyerangan itu diduga berawal dari para pelaku bersenggolan dengan seseorang saat melintas di Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar Selatan. Dan orang itu menuju TKP. Dan para pelaku datang untuk membuat perhitungan,” kata sumber petugas, Senin (3/6).
Sehari pasca kejadian dan kasusnya viral, polisi telah mengamankan beberapa orang pelaku yang merupakan pelajar SMP dan SMA di Denpasar.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, untuk mengungkap kasus penyerangan itu anggota di lapangan memeriksa keterangan lima orang saksi yang ada di TKP saat kejadian. Berdasarkan keterangan para saksi itu tim di lapangan melakukan pengejaran.
Sukadi mengungkapkan, dari keterangan salah satu saksi, sekitar pukul 02.30, datang gerombolan remaja sekitar 10 orang lebih menggunakan 5 unit motor.
Saat berhenti di parkiran para pelaku langsung memukul orang yang duduk di lokasi. Salah seorang pelaku dilihat oleh saksi membawa senjata tajam seperti yang terlihat dalam rekaman kamera CCTV yang beredar di media sosial. Usia beraksi para pelaku pergi meninggalkan korban.
“Akibat dianiaya oleh para pelaku salah satu korban mengalami luka pada bibir, pipi bengkak, dan mata merah. Para pelaku sudah ada yang ditangkap. Saat ini masih dalam pemeriksaan. Nanti kita akan rilis,” ungkap Sukadi. BWN-01































