Kereneng, baliwakenews.com
Demi menjaga dan antisipasi hal tak diinginkan, KONI Bali akan mempersiapkan BPJS bagi para atlet PON Bali yang nantinya berlaga di PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Namun, ada sedikit kendala dengan BPJS yang aturannya satu atlet dalam satu keluarga.
Solusi inilah yang kini masih dilakukan terus oleh pihak KONI Bali termasuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak BPJS Kesehatan.
Ketua Umum KONI Bali IGN Oka Darmawan, Jumat 5 April 2024 menjelaskan, pihak KONI Bali sudah mulai memetakan atlet yang sudah memiliki BPJS maupun belum.
“Kami sudah mulai petakan itu. Contoh kalau atlet itu sudah bekerja dan memperoleh BPJS Kesehatan dari tempat kerjanya, kami tidak berikan BPJS,” tutur Oka Darmawan.
Yang menjadi persoalan ketika terdapat atlet yang tidak memiliki BPJS Kesehatan. Padahal untuk aturan BPJS Kesehatan untuk satu atlet akan masuk juga bersama keluarganya baik itu, orang tua maupun saudaranya.
“Kan tidak mungkin misalnya satu atlet PON Bali diberikan BPJS Kesehatan namun KONI Bali harus menanggung keluarga atlet itu. Ini karena berkaitan dengan keluarga. Jadi inilah yang masih kami carikan solusinya dengan pihak BPJS Bali,” tegas Oka Darmawan.
BPJS Kesehatan itu sendiri tujuannya untuk melindungi atlet semisal cedera saat latihan atau saat bertanding di PON 2024 nanti, dan memerlukan perawatan di rumah sakit.
“BPJS Kesehatan itu juga merupakan salah satu persyaratan untuk atlet PON. Jadi kalau ada atlet tidak memiliki BPJS Kesehatan tidak akan bisa kami daftarkan ke PON 2024 dan kami juga tidak berani mendaftarkan. Jadi semua itu nanti akan ada batas waktunya yakni saat entry by name atlet ke PB PON pada bulan awal Juli 2024,” tandas Oka Darmawan. BWN-06
































