Masuk Bursa Calon Bupati Badung, Gus Bota Masih Fokus Di Wakil Rakyat

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Sempat masuk dalam radar bursa calon Bupati Badung dalam Pilkada tahun 2024, I Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota (GB) dari kader PDI Perjuangan Badung, akhirnya mau berkomentar. Peraih suara tertinggi Di Pileg DPRD Bali Dapil Badung ini menjawab dengan nada santai.

Meski banyak yang menjagokan, Gus Bota yang meriah 117.625 suara pada pileg tak lantas jumawa. Ia justru memilih fokus pada tugas yang saat ini masih melekat padanya. “Saya sendiri belum berpikir sejauh itu. Yang jelas saat ini saya masih anggota DPRD Bali dengan sisa jabatan sampai Agustus,” kata Gus Bota yang duduk di Komisi IV DPRD badung sebagai sekretaris komisi.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, Suweni Sumbang 1 Ton Beras Untuk Keluarga Terdampak Virus Corona

Sementara ini, jawab Gus Bota dirinya harus konsentrasi pada tugas di bidang komisi tersebut yakni urusan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan. “saya harus mempertanggungjawabkan apa yang menjadi fungsi saya di legislatif DPRD Bali,” ujar Gus Bota, Senin (4/3).

Baca Juga:  Pertemuan Evaluasi Penyusunan Regulasi Daerah Kabupaten Badung

Bagaimana jika induk partai memberikan tugas menjadi Bupati? Ditanya begitu, Gus Bota berserah kepada keputusan partai PDI Perjuangan. “kalau itu terserah partai. Kami sebagai petugas partai tentu tidak berani (melawan) perintah partai,” tegas Gus Bota.

Baca Juga:  Polisi Sinkronkan Keterangan Dokter Forensik dengan Saksi di TKP Tewasnya Mantan Bupati Jembrana

Tapi siap jika ditugaskan? “Saat ini saya siap sebagai anggota DPRD dulu itu yang sudah pasti,” katanya terkait dengan penugasan partai untuk selanjutnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR