Mangupura, baliwakenews.com
Kesiapsiagaan pemerintah Kabupaten Badung dalam mencegah penyakit dalam hewan babi menjelang Hari Raya Galungan, Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Badung bakal melakukan pemeriksaan kesehantan babi. Pemeriksaan ini dilakukan sebelum dan sesudah babi tersebut dipotong untuk pelaksanaan Penampahan Galungan. Melalui pemeriksaan ini diharapkan dapat menjamin kelayakanndaging babi untuk dikonsumsi.
Kadisperpa Badung, I Wayan Wijana mengatakan, setiap menjelang Hari Raya Galungan pihaknya akan menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem (sebelum dan sesudah pemotongan) babi. Hal ini untuk memastikan masyarakat mengkonsumsi daging yang sehat.
“Besok (Sabtu) kami akan memberikan pembekalan kepada anggota tim. Kami sudah menyiapkan 62 orang dokter hewan dan akan dibantu 100 orang mahasiswa FKH Unud,” ujar Wijana saat dikonfirmasi Jumat (23/2).
Menurutnyq, pemeroksaan ini akan mengasar ternak babi di seluruh desa/kelurahan yang ada di Badung. Terutama yang akan dipotong untuk perayaan Hari Raya Galungan. “Kami menyasar seluruh desa/kelurahan, Galungan lalu sekitar 1.744 ekor babi yang dipotong,” ungkapnya.
Wijana pun memperkirakan untuk perayaan Hari Raya Galungan saat inj akan terjadi peningkatan penggunaan daging babi. Sehingga pihaknya akan meningkatkan jumlah babi yang diperiksa kesehatannya. Pemwriksaan ini diakhinya akan dilaksanakan pada 25 Februari 2024.
“Mulai Minggu (25/2) tim akan melakukan pemeriksaan terhadap babi yang akan dipotong, untuk memastikan babi layak potong. Biasanya mulai hari Senin masyarakat sudah ada yang melakukan pemotongan babi, tentu saja tim kami akan melakukan melakukan pemeriksaan post mortem,” jelasnya. BWN-05


































