Mangupura, baliwakenews.com
Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa kembali memenuhi undangan simakrama masyarakat di Kabupaten Badung. Pada Rabu (10/1) malam Suyasa yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Badung tersebut melakukan kegiatan sosialisasi serta serap aspirasi masyarakat di Banjar Perang Alas, Desa Adat Perang, Kecamatan Mengwi.
Hadir mendampingi Anggota DPR RI, Anak Agung Bagus Adi Mahendra Putra, Tokoh masyarakat kerobokan, AA Bagus Tri Candra Arka dan Ketua Karang Taruna Desa Penarungan, Putu Sika Adi Putra.
Dalam sambutannya Suyasa mengatakan, pihaknya merasa bangga dan mengapresiasi karena masih diterima di sini. “Saya berterimakasih kepada krama karena sudah dan hingga saat ini masih bisa diterima di Desa Adat Perang. Apalagi kami disambut dengan meriah, saya ucapkan terimakasih kepada krama disini. Selama lima tahun kedepan saya siap tempur untuk nindihin Desa Adat Perang Alas ini. Tempur dalam artian konotasi positif,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, pihaknya mengtahui saat ini prajuru maupun kelian banyak yang beban saat ini. “Kita tahu politik Machiavelli, politik menghalalkan segala cara dan hal itu sah, namun saya juga kecewa, karena tidak ada pemerataan, Untuk itu saya tekankan adanya netralitas dari pihak prajuru adat, baik itu kelian adat, bendesa, perbekel. Mereka ini adalah aparat paling dekat dengan masyarakat. Ingat masyarakat anda adalah masyarakat majemuk, tidak hanya masyarakan satu partai saja. Kenapa masyarat partai satu saja yang diteken, dan yang lain tidak. Kita wakil rakyat juga, jangan dihalangi masyarakat-masyarat yang butuh bantuan pemerintah,”paparnya.
Anggota DPRD tiga periode ini juga mengatakan, dalam berdemokrasi pihaknya berharap masyarakat tetap bersatu tidak saling bermusuhan. “Mari berdemokrasi dengan gembira, jangan sampai orang lain mengatur pilihan kita. Malaha memerikan bantuan itu bukan masalah, karena uang itu adalah uang yang dikelola oleh pemerintah dan dikembalikan lagi ke masyarakat. Dan itu wajib hukumnya untuk dihormati. Namun jangan karena pilihan bantuan dari pemerintah dihambat. Itu sudah tidak benar,”terangnya.
Sementara Parjuru Desa Adat Perang, I Made Sura berterimakasih kepada wakil ketua DPRD badung yang sudah mau memenuhi undangannya dalam simakrama dengan masyarat Banjar Perang. “Dengan janji bapak akan nindihin masyarakat dinisi, kami siap mendukung bapak Wayan Suyasa, dan apapun serta kemanapun arah politik bapak gara bisa menjadi atau jayanti menjadi Bupati Badung tahun 2024 mendatang,” ujarnya. BWN-05

































