Setahun 2.547 Tersangka Kasus Narkoba di Bali Dijebloskan ke Penjara

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Bali masih menjadi wilayah rawan dan pasar potensial penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Secara penyebaran yang diungkap, kasus peredaran gelap narkoba tidak hanya terpusat di daerah perkotaan atau daerah tujuan wisata namun juga ditemukan di pedesaan dan daerah pelosok di pulau dewata.

Selama setahun terakhir, BNNP Bali dan jajarannya mengungkap 51 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 54 orang. Dilihat dari tahun 2022, pengungkapan kasus di tahun 2023 mengalami peningkatan yang tidak terlalu besar. “Tahun 2022 jumlah tersangka yang kami amankan 50 orang,” kata Kepala BNNP Bali Irjen R. Nurhadi Yuwono.

Baca Juga:  Diduga Cemburu, Seorang Pria di Buleleng Habisi Nyawa Istrinya Secara Sadis  

Sementara barang bukti yang diamankan, sabu-sabu (SS) seberat 1.298,73 gram. Sedangkan ganja, 36.537,39 gram. Dan terakhir 2.016 butir ekstasi. “Untuk SS di tahun ini mengalami penurunan jumlah barang bukti. Yaitu tahun 2022 seberat 2.702,7 gram. Namun tahun ini, jumlah barang bukti ganja meningkat dua kali lipat. Yang tahun sebelumnya 19.203,03 gram, kini menjadi 36.537,39 gram,” ujarnya.

Baca Juga:  Minimnya Regenerasi Hingga Desain Inovasi

Menurut Nurhadi, penyebab meningkatnya peredaran ganja di Bali, tak terlepas dari tingginya permintaan dan daya beli masyarakat terutama para pengguna. “Ganja kan harganya lebih murah. Dan mudah didapat sebab pohonnya tumbuh di Indonesia jadi lebih simpel proses penyelundupannya. Kalau SS dan lainnya, kan dibuat di luar negeri dan dikendalikan jaringan internasional, selain harganya jauh lebih mahal dari ganja,” ucapnya.

Selain jumlah barang bukti narkoba yang cukup besar, tingkat penyalahguna narkoba juga terus meningkat. Dan hal itu terbukti dari tertangkapnya para tersangka narkoba hingga mencapai ribuan orang pertahun. “Berdasarkan data dari Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, pertanggal 22 Desember 2023 terdapat 2.547 orang narapidana yang terlibat kasus narkotika. Dengan rincian, 2.376 laki-laki dan 171 perempuan,” kata Nurhadi. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR