Denpasar, baliwakenews.com
Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM), menyerahkan permohonan pengajuan kredit usaha rakyat (KUR) kepada Kepala Bank BPD Bali Cabang Renon, I.A Tri Rasmiwinari,SE,MM. Penyerahan permohonan KUR tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Rabu (19/8).
Gubernur Koster, sangat mengapresiasi peran Bank BPD Bali dalam memberikan kredit dengan bunga sangat rendah tersebut kepada para pelaku UMKM di Bali. “Saya berharap BPD Bali terus membantu para pelaku UMKM dari segi permodal, tentunya dengan bunga ringan. Tolong pencarian juga dipermudah dan harus cepat jangan berbelit-belit,” tandas Gubernur Koster.
Menanggapi permintaan Gubernur Koster tersebut, Kepala Bank BPD Bali Cabang Renon, Rasmiwinari, mengatakan Bank BPD Bali berkomitmen mendukung para pelaku UMKM. “Kami berikan kredit dengan bunga sangat rendah yaitu 6 persen per tahun menurun. Proses pencarian juga cepat, untuk UMKM pangan lokal yang mengajukan permohonan kredit hari ini sudah bisa cair besok (Kamis, 20/8),” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut dua UMKM mengajukan permohonan kredit dengan nilai RP 200 juta dan Rp 250 juta. Kedua UMKM tersebut bergerak di bidang pangan olahan non beras.
“Semua UMKM yang hadir dalam kegiatan gerakan diversifikasi dan expose pangan lokal di kantor Dinas Pertanian ini kami tawarkan KUR, termasuk PNS yang punya usaha juga kami tawarkan produk KUR dengan bunga rendah ini,” tukasnya.
Selain itu Bank BPD Bali juga terus mengkampanyekan gerakan transaksi non tuna seperti yang diharapkan Presiden Jokowi di tengah pandemi Covid-19 ini. “Untuk mengantisipasi cluster baru penyebaran Covid-19, maka perlu untuk mengurangi kontak langsung dengan petugas sehingga semua transaksi bisa dilakukan melalui handphone. Hal ini juga mampu mengurangi jumlah antrian saat bertransaksi di kantor kami,” tukasnya.
Sehingga gerakan transaksi non tunai, seperti ATM banking, Internet banking, dan semua transaksi lainnya tidak berhadapan langsung dengan petugas bank harus terus disosialisasikan kepada masyarakat.
“Jadi sebaiknya nasabah segera aktivasi mobile banking untuk lebih mempermudah bertransaksi,” pungkas Rasmiwinari.*BWN-03


































