Menilik 2 Pelatih Timnas, Shin Tae-yong dan Indra Sjafri ; Siapa yang Lebih Baik?

Iklan Home Page

Kereneng, baliwakenews.com

Dari deretan nama pelatih yang pernah menukangi timnas sepakbola Indonesia, nampaknya 2 nama ini wajib dibicarakan. Wajar saja karena keduanya merupakan pelatih yang berprestasi. Bukan maksud melebih-lebihkan, tapi nyatanya mereka mampu menunjukkannya.

Keduanya adalah Shin Tae-yong dan Indra Sjafri. Pertama adalah sosok Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini baru saja mencetak rekor fantastis dengan menjadi satu-satunya pelatih timnas Indonesia yang berhasil meloloskan 3 level timnas berbeda ke Piala Asia masing-masing. Coach Shin meloloskan timnas U20, timnas senior, dan yang terbaru timnas U23 ke ajang Piala Asia. Meski baru sebatas lolos, namun banyak pengamat yang menilai hal tersebut adalah luar biasa.

Seperti halnya Justinus Lhaksana. Pengamat sepakbola ini menilai lolos ke Piala Asia lebih baik ketimbang menjuarai Piala AFF (turnamen antar negara Asia Tenggara). Bahkan secara terang-terangan, ia mengaku hanya baru kali ini ia suka melihat performa timnas sejak dilatih oleh Shin Tae-yong. Selain itu perbandingan lainnya yakni contoh saja Singapura. Meski sudah 5 kali juara AFF, namun sama sekali belum pernah merasakan mentas di ajang Piala Asia.

Baca Juga:  Yudisium I tahun 2022 Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata UNHI, Cetak 319 Lulusan

 

FOTO : PSSI1.Pelatih Shin-Tae-yong 2. Pelatih Indra Sjafri

Publik juga menilai Shin Tae-yong seperti Oase di padang gurun ketika prestasi timnas mandeg dan monoton tanpa perkembangan. Shin Tae-yong dinilai berani memotong generasi dan mengganti dengan generasi baru. Hasilnya jelas ketika banyak wonderkid di era Shin Tae-yong yang bermunculan seperti diantaranya Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, Ernando Ari, Pratama Arhan, Elkan Baggot, Rafael Struick, Ivan Jenner, dan lainnya.

Kemudian sosok Indra Sjafri. Pelatih asal Padang, Sumatera Barat ini mulai dikenal sebagai pelatih timnas kelompok umur (di luar timnas senior). Ia menjadi buah bibir ketika mengantarkan timnas U19 menjadi juara Piala AFF pada 2013 silam saat Indonesia menjadi tuan rumah. Kala itu, Indra Sjafri melahirkan bakat-bakat fenomenal yang kini dikenal sampai saat ini seperti Evan Dimas, Ilham Udin Armain, Paulo Sitanggang, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama, dan lainnya.

Baca Juga:  Delapan Pelaku Bentrokan di Pedungan, Denpasar Dirantai Polisi

Tapi setahun sebelum juara AFF U19 2013, Indra Sjafri juga sempat mengukir prestasi dengan menyabet gelar juara ketika menukangi timnas U17 di ajang Hongkong International Youth Football 2012. Saat itu skuad timnas U17 terdapat nama-nama yang juga turut membawa Indonesia menjuarai AFF U19 2013 tersebut.

Enam tahun berselang sejak juara AFF U19 2013, Indra Sjafri kembali dipercaya menjadi pelatih timnas remaja. Kala itu ia ditunjuk menjadi pelatih timnas U22 dan berlaga di ajang yang sama yakni AFF 2019. Indonesia menjadi jawara di edisi perdana AFF U22 tersebut dimana lahir nama-nama pemain muda yang kini kita kenal seperti Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri.

Baca Juga:  Gaji UMR Hanya Cukup untuk Diri Sendiri, Tidak untuk Kebutuhan Keluarga

Dan yang terbaru adalah Indra Sjafri berhasil melepas dahaga 32 tahun emas SEA Games. Di perhelatan olahraga multi event Kawasan Asia Tenggara pada 2023 di Kamboja lalu, Indra Sjafri menjadi juru taktik timnas dan sukses membawa pulang kembali medali emas setelah terakhir kali diraih pada tahun 1991 silam. Di Kamboja lalu, Indonesia menang dramatis 5-2 atas Timnas Thailand.

Itulah catatan prestasi kedua pelatih yang kini menukangi timnas. Sebenarnya tidak ada yang menang maupun kalah. Keduanya punya pengalaman dan prestasi masing-masing mengingat tujuan utamanya adalah mampu membawa sepakbola Indonesia berjaya di Kawasan Asia Tenggara maupun Asia. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR